Sejumlah warga dari Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur mendatangi kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) ranting Tomoni di Kecamatan Mangkutana, Senin (16/11/15) malam ini.
Kedatangan puluhan warga tersebut disebabkan karena kerapnya terjadi pemadaman lampu diwilayah itu. Selain itu, warga ini juga mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa di kantor PLN Tomoni.
Mantan ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMA LUTIM), Eko Saputra mengaku kesal dengan sikap yang dilakukan oleh pihak PLN. Kekesalan tersebut disebabkan pihak PLN terkesan sengaja dan tidak bertanggung jawab pada kerusakan alat elektronik milik warga.
“Ini lucu, disaat warga terlambat melunasi pembayaran listrik maka konsekuensinya adalah penyegelan sementara jika alat elektronik warga rusak akibat seringnya pemadaman listrik maka tidak ada konfensasi untuk pelanggan,” ungkap Eko.
Dirinya juga menyayangkan nomor keluhan dari PLN. Pasalnya, setiap kali dihubungi oleh warga selalu saja tidak aktif atau diluar jangkauan. “Malam ini, sudah lima kali terjadi pemadaman listrik, kita coba menghubungi nomor PLN namun tidak aktif,” ungkanya.
Eko juga mendesak pihak PLN agar segera membenahi kerusakan jaringan milik PLN jika hal tersebut mengakibatkan padamnya lampu di wilayah Luwu Timur khususnya di Kecamatan Wotu.
“Pihak PLN sekiranya membenahi atas serinya pemadaman ini, kami juga akan melakukan aksi demonstrasi dalam waktu dekat ini,” ungkap Eko.




