Ratusan warga yang berprofesi sebagai nelayan di dua desa di Kabupaten Luwu Timur akan menempati rumah nelayan pada bulan Desember 2015 mendatang. Dua desa tersebut yakni desa Wewangriu dan Burau Pantai.
Bantuan rumah nelayan itu merupakan program nasional dari Kementerian Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemenpera RI) tahun 2015 dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp5 miliar.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Luwu Timur, Burhan Mude mengatakan, rumah yang diperuntukkan hanya untuk para nelayan itu saat ini sementara dalam proses pembangunan. Rencananya, bangunan itu akan rampung pada Desember mendatang.
Menurutnya, sebelum bangunan tersebut dihuni, Pemerintah Daerah (Pemda) akan membentuk satu tim untuk melakukan verifikasi siapa yang layak sebagai penghuni rumah nelayan ini.
“Kami (Dinas Kelautan dan Perikanan) yang akan menyiapkan nama – nama warga sebagai penghuni rumah nelayan untuk dilakukan verifikasi oleh tim,” ungkap Burhan.
Tahun ini, Kemenpera RI telah merealisasikan sebanyak 100 unit rumah nelayan untuk daerah Kabupaten Luwu Timur ini. Dari jumlah tersebut, kata Burhan, telah dibagi dua unit yakni 50 unit untuk daerah pesisir desa Burau Pantai dan 50 unit lainnya di desa Wewangriu.
“Ada 100 unit rumah nelayan yang sementara dikerjakan, 50 unit untuk desa Burau Pantai dan 50 unit lainnya di desa Wewangriu. Di Luwu Timur, ada beberapa kecamatan yang merupakan wilayah pesisir yakni Malili, Angkona, Wotu dan Burau dengan catatan desa dapat menyiapkan lahannya,” ungkapnya.




