Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Partisipasi Pemilih di Lutim Meningkat
News

Partisipasi Pemilih di Lutim Meningkat

Redaksi
Redaksi Published 16 Desember 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur telah berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015. Antusias masyarakat untuk datang memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tergolong meningkat dari Pemilihan Legislatif tahun 2014 lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur, partisipasi pemilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 sebanyak 67 persen sedangkan partispasi pemilih untuk Pilkada 2015 meningkat yakni 69,93 persen.

Anggota KPU Luwu Timur, Zainal mengatakan, target partisipasi pemilih di Luwu Timur yakni 80 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 196.843 orang namun partisipasi yang telah dicapai untuk Pilkada tahun ini sebanyak 69,93 persen.

Menurutnya, angka 69,93 persen itu telah meningkat dari partisipasi pada Pileg tahun lalu yakni 67 persen. “Partisipasi pemilih pada Pilkada ini yakni 69 persen dari target partisipasi pemilih 80 persen,” ungkap Zainal.

Zainal menambahkan, didalam DPT masih banyak pemilih yang sudah masuk dalam daftar pemilih namun tidak hadir memilih. Itu disebabkan karena adanya warga yang sudah pindah domisili namun masih tercatat sebagai warga Kabupaten Luwu Timur sehingga terakomudir di dalam DPT.

“Ada yang pindah domisili tetapi sudah masuk di DPT, hampir di setiap desa ada pemilih yang meninggal dunia padahal sudah terdaftar di DPT sehingga itu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi partisipasi,” ungkapnya, Rabu 16 Desember kemarin.

Kedepan, kata Zainal, KPU akan melakukan koordinasi intens mulai dari Pemerintah Daerah (Pemda) hingga Pemerintah Desa agar supaya partisipasi pemilih dapat dicapai sesuai dengan target.

“Adik – adik mahasiswa juga biasanya menurunkan partisipasi sebab mereka sudah terdaftar di DPT tetapi tidak datang memilih karena adanya studi yang harus mereka selesaikan di kampus,” ungkap Zainal.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

80 Personil Polres Luwu Timur, Jalani tes Psikologi Penggunaan Senjata api

Konkerkab Perdana PGRI Bahas Program Kerja

Delapan Warga Lutim Positif DBD

Rencana Pembangunan Rutan di Malili, Bupati : Lebih Cepat Lebih Baik

Warga Ujung Baru Curhat Ke Legislator Hanura

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Tiga Sekolah Di Lutim Terima Penghargaan Adiwiyata
Next Article Badar Bantah Beri Ucapan ke MTH – IBS

You Might Also Like

News

VIDEO | Demo Mahasiswa di Walmas Berlangsung Hingga Malam Hari

14 November 2019
Luwu Timur

Camat Tomtim Minta Semua Pihak Terlibat dalam Penurunan Kasus Stunting

9 Juli 2024
DPRD Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Serahkan Tiga Ranperda ke DPRD

12 April 2021
Luwu Timur

Update Hari ini, 2 Orang Di Luwu Timur Sembuh Dari Covid-19

25 Mei 2020
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?