Dalam upaya merancang program kerja sebagai pedoman pengurus untuk satu tahun kedepan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur menggelar Konfrensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I di Aula Dinas Pendidikan,Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Kabupaten Luwu Timur, Minggu (31/05/15)
Kegiatan yang dibuka Bupati Luwu Timur H.Andi Hatta Marakarma diikuti 90 orang terdiri dari pengurus daerah dan pengurus cabang dengan agenda antara lain menyusun program kerja PGRI Kabupaten Luwu Timur untuk masa bakti 2014 – 2019, mengevaluasi program yg telah direncanakan dalam konfrensi sebelumnya, serta mengevaluasi keadaan keuangan organisasi sekaligus menyerap aspirasi anggota melalui pengurus tingkat kecamatan.
Sebelum pelaksanaan Konkerkab, kegiatan diawali dengan seminar pendidikan di Gedung Wanita Simpurusiang, Sabtu (30/05/15) sehari sebelumnya yang diikuti sekitar 700 peserta yang terdiri dari guru guru TK, SD SMP, dan SMA sederajat baik negeri maupun swasta dengan menghadirkan pemateri Staf Ahli Dirjen Dikdas Kementerian Pendidikan, Asep Jihad yang juga selaku Dosen Universitas Islam Sunan Jati, Bandung.
Tampak hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Luwu Timur H.M. Thoriq Husler, Ketua DPRD Amran Syam, Ketua dan Sekretaris Pengurus PGRI Sulawesi Selatan, Prof. Wasir Talib dan H. Sarifuddin, Kepala Dinas Dikbudparmudora Ismal, Ketua Dewan Pendidikan H. Arfah Mustafa serta seluruh pengurus dan anggota PGRI kabupaten Luwu Timur.
Bupati Luwu Timur H. Andi Hatta Marakarma saat membuka kegiatan konkerkab I mengatakan bahwa pembangunan dibidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat strategis, karena selama ini telah turut memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah khususnya pembangunan sumber daya manusia yang sampai saat ini masih terus perlu untuk dikembangkan.
Atas dasar pemikiran inilah, PGRI sebagai organisasi profesi yang berkepentingan dengan kemajuan pendidikan perlu dipacu dengan memperhatikan segala kebutuhan termasuk sertifikasi dan segala tunjangannya.
“Saya mengalokasikan dana cukup memadai dibidang pendidikan, karena menurut saya hanya dengan pendidikan hidup bisa berubah kearah yang lebih baik,” ujar Bupati dihadapan para pengurus dan anggota PGRI.
Diakhir sambutannya, Bupati berharap kepada pengurus PGRI agar dalam pelaksanaan kokerkab ini dapat menyusun dan menghasilkan program-program yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Luwu Timur.
Sementara dalam sambutannya Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. Wasir Talib memberikan mengapresiasi positif kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas perhatiannya terhadap dunia pendidikan yang begitu besar.
“Sebelum Gubernur Sulawesi Selatan menggulirkan pendidikan gratis, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menjalankan program tersebut sejak tahun 2006, selain itu Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga mendapat predikat sebagai kabupaten yang mempunyai komitmen tertinggi di Sulawesi Selatan dalam bidang pendidikan,” Puji Wasir.
Sebelumnya, Ketua PGRI Kabupaten Luwu Timur Nursalam dalam laporannya menyampaikan bahwa Pelaksanaan Konkerkab diatur dalam Anggaran Dasar (AD) PGRI bab 15 pasal 28 dan Anggaran Rumah Tangga(ART) bab 22 Pasal 78, merupakan pedoman arah perjuangan organisasi PGRI.
Terkait dengan konkerkab yang dilaksanakan, Nursalam menyatakan sangat menyambut baik, karena selain bisa dijadikan ajang silaturahmi dan tukar pikiran dalam menambah pengetahuan serta wawasan bidang pendidikan sekaligus sebagai forum konsolidasi organisasi dan evaluasi untuk dijadikan acuan dalam menyusun program kerja yang sinergis dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan pendidikan pemerintah daerah.




