Rumah Sakit (RS) Andi Djemma Masamba saat ini tengah menangani puluhan pasien Deman Berdarah Dengue (DBD) sejak sebulan terakhir. Umumnya, pasien DBD yang diterima rumah sakit ini merupakan rujukan dari Puskesmas se-Luwu Utara.
Sesuai data yang diperoleh dari RS Andi Djemma, jumlah pasien DBD di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Luwu Utara itu berjumlah sebanyak 20 orang, jumlah itu belum termasuk puluhan pasien yang sudah dianggap pulih dan menjalani rawat jalan. Pasien tersebut menempati sejumlah ruang rawat inap mulai dari bangsal, hingga ruang VIP.
Bahkan, Penjabat Bupati Luwu Utara, Ilham Andi Gazaling melakukan kunjungan langsung ke RS Andi Djemma untuk melihat penanganan pasien DBD.
“Kami sudah perintahkan kepada jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Utara untuk meningkatkan sosialisasi terhadap bahaya serta penanganan dini DBD, juga kepada pemerintah ditingkat kecamatan dan desa untuk lebih gencar melakukan pembersihan lingkungan,” ujar Ilham.
Sementara itu, Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit, Dinkes Luwu Utara, Sukri Mustamin mengatakan jika pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah-langkah penanganan guna mengantisipasi merebaknya wabah DBD.
“Langkah antisipasinya yaitu dengan melakukan fogging (penyemprotan) ke titik-titik yang rawan dan dianggap paling banyak penderita DBD-nya,” ujar Sukri.
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih peduli dalam menjaga lingkungan, termasuk menguburkan barang bekas yang umumnya menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aides Aigepthy.




