Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Gedung Celebes Covention Center (CCC) Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/03/2016), adalah juga sekaligus dalam rangka gerakan “Indonesia Bebas Sampah 2020”. Momentum HPSN 2016 yang dihadiri ribuan masyarakat Sulawesi Selatan ini juga menjadi ajang sosialisasi ujicoba penerapan kantong plastik berbayar.
Wakil Presiden Republik Indonesia HM Jusuf Kalla yang menghadiri acara Hari Peduli Sampah Nasional, dalam sambutannya, mengajak seluruh lapisan masyarakat terkhusus Walikota dan Bupati yang hadir untuk peduli terhadap sampah.
“Sudah bertahun-tahun cerita tentang bagaimana mengelola sampah menjadi berguna, mengelola sampah jadi listrik, tapi hingga saat ini tidak terjadi dengan berbagai alasan,” ungkap Jusuf Kalla.
Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah dan seluruh pihak terkait sudah saatnya untuk bertindak serius untuk menangani masalah sampah yang semakin hari semakin parah.
“Kita tidak mau lagi bicara yang ke sekian kalinya, bicara ini dan itu bagaimana menagani sampah, saatnya kita lakukan yang terbaik untuk menagani sampah, jangan hanya bisa melarang masyarakat membuang sampah sembarangan tanpa memberi solusi,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam sambutannya menyatakan bahwa pemerintah secara resmi memulai uji coba kantong plastik berbayar. Siti berharap kebijakan ini akan sangat berpengaruh terhadap masyarakat yang berujung pada perbaikan lingkungan. Ia juga menyatakan bahwa langkah ini merupakan sebuah tonggak penting demi lingkungan Indonesia yang lebih baik.
Hal ini penting untuk mendorong perilaku masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan kantong plastik serta prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menyatakan optimis bahwa akan ada perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur, H. Muh. Thorig Husler yang juga hadir pada Acara Hari Peduli Sampah Nasional 2016.
Di temui usai acara Husler mengatakan, Momentum HPSN 2016 ini sangat penting, Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020, harus didukung penuh oleh seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya Masyarakat Kabupaten Luwu Timur karena sampah itu mengakibatkan bencana, banjir dan sebagainya. Jadi, kita harus concern mulai dari sekarang, dimulai dari kita.
“Mulai sekarang kurangi sampah plastik dan tertib buang sampah,” katanya mengimbau.
“Seluruh lapisan masyarakat bisa turut aktif dalam upaya menangani sampah.” “Perlakukan sampah dengan baik, jadikan sampah dari beban menjadi teman sehingga dapat bermanfaat untuk kita,” pungkas Husler.
Turut hadir dalam acara ini Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyid Baldan, dan Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Walikota seluruh Indonesia, Bupati dan Walikota Se Sulawesi Selatan.




