Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) Luwu, Ismail Ishak meminta kepada wakil rakyat termasuk di Kabupaten Luwu Timur untuk melakukan tes urine.
Itu dilakukan mengingat maraknya peredaran barang haram jenis sabu – sabu di daerah Luwu Raya ini.
“Anggota dewan juga harus berani melakukan tes urine, ini dilakukan untuk memastikan apakah anggota dewan juga bebas dari Narkoba,” ungkap Ismail, Minggu (6/2/16).
Menurutnya, janji anggota dewan untuk melakukan tes urine itu telah disampaikan di media sosial sehingga publik dan pihak terkait juga harus serius dan merespon keinginan para anggota dewan itu.
“Saya mengapresiasi sejumlah anggota dewan asal Luwu Timur yang ikut mendorong pemberantasan Narkoba termasuk ingin melakukan tes urine,” ungkap Ismail.
Sebelumnya, sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kabupaten Luwu Timur rame – rame meminta untuk dilakukan tes urine.
Hal itu diketahui pasca anggota dewan asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Andi Endi B Shin Go mengapload foto yang bertuliskan anggota dewan perlu tes Narkoba?
Menanggapi postingan itu, anggota dewan lainnya asal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Rully Heriawan mengaku siap. “Tes sekarang juga siap, hehe,” katanya melalui komentarnya difacebook.
Selain Rully, Wakil ketua DPRD Luwu Timur, Muhammad Siddiq juga mengeluarkan komentar yang sama. “30 orang anggota DPRD Lutim siap tes urine kapan saja… Tidak pake takut KK,” katanya.
Sementara Efraim, anggota dewan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) juga mengungkapkan hal yang sama. “Siap bos,,, segera lakukan… lebih cepat lebih baik… Harus itu!!!,” katanya dalam komentarnya dijejaring sosial.




