Sebanyak 213 orang Kepala Sekolah (Kasek) di Kabupaten Luwu Timur mengikuti pelatihan kurikulum 2013 yang berlangsung di aula Kantor Bupati, Selasa (12/8/14). Dari 213 Kepsek yang ikut dalam pelatihan ini, 160 kepsek SD/MI, 34 Kepsek SMP dan 19 Kepsek SMA/SMK.
Sementara pelatihan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Lutim dengan narasumber berasal dari LPMP Provinsi Sulsel yakni Muh. Saleh Sulaiman, Baharuddin Taba dan Haeruddin.
Sekretaris Daerah, Bahri Suli saat membuka pelatihan ini mengatakan. Pendidikan merupakan salah satu pilar terpenting dalam meningkatkan kualitas manusia sekaligus pondasi bagi agenda pembangunan.
Menurutnya, pembangunan pendidikan merupakan investasi bagi pembangunan sumber daya manusia, melalui peningkatan kemampuan, kecakapan dan kualitas kehidupan manusia itu sendiri. oleh karena itu, penyelenggara pendidikan perlu memperhatikan karakteristik, aspirasi dan kebutuhan masyarakat
“Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk memenangkan persaingan masa depan,” katanya
Dalam konteks kepemimpinan Kepala Sekolah, Bahri mengatakan Kurikulum 2013 keberhasilan-nya amat ditentukan oleh bagaimana kepala sekolah menjalankan kepemimpinan instruksional dengan supervisi sebagai instrumen utama dalam menjamin terlaksananya proses pembelajaran dengan kurikulum yang berlaku.
“Intinya, pelatihan yang kita laksanakan pada hari ini bertujuan untuk merubah pola fikir (mindset) dan kemampuan para Kepala Sekolah utamanya dalam pendekatan dan evaluasi pembelajaran kurikulum 2013 dengan baik dan benar,” jelasnya
Sementara itu, Kepala Dinas Dikbuparmudora, Ismail mengatakan pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para kepala sekolah tentang kurikulum 2013. Pelatihan ini akan berlangsung dari 12 hingga 15 Agustus 2014 yang berlangsung di tiga tempat. Untuk SD/MI dipusatkan di SDN 221 Malili, tingkat SMP dipusatkan di SMPN 1 Malili dan untuk SMA dipusatkan di SMAN 1 Malili.
“Pelatihan ini diikuti sebanyak 213 kepala sekolah dengan rincian 160 kepsek SD/MI, Kepsek SMP sebanyak 34 orang dan Kepsek SMA/SMK sebanyak 19 orang. Sementara saat ini, jumlah guru yang mengikuti pelatihan kurikulum 2013 telah mencapai 1.723 orang ” ungkap Ismail.




