Ratusan umat Hindu memperingati Dharma Santi hari raya Nyepi tahun baru caka 1938 yang berlangsung di balai pertemuan desa Balirejo, kecamatan Angkona dengan tema “Keberagaman Perekat Persatuan”.
Kegiatan ini dihadiri dengan lengkap unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur yakni Amran Syam (ketua), HM. Siddiq BM (wakil) dan Aris Situmorang (wakil).
Selain unsur pimpinan DPRD, hadir pula Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dan Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam.
Kegiatan Dharma Santi ini diawali dengan persembahan Tari Panyembrahme yang bermakna sebagai tarian penyambutan diwarnai dengan gerakan tari yang melukiskan keramahan serta penghormatan.
Serpihan kembang yang ditaburkan para penari di hadapan tetamu adalah ungkapan selamat datang.
“Peringatan tahun baru Caka sebagai hari kebangkitan, hari pembaharuan, hari kebersamaan (persatuan dan kesatuan), hari toleransi, hari kedamaian sekaligus hari kerukunan nasional,” ungkap Wayan Sudiarsa, ketua Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Luwu Timur.
Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler, mengajak umat Hindu untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan di daerah ini, khsususnya mengawal program pemerintah daerah demi mensejahterakan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Ketua PHDI Provinsi Sulawesi Selatan, Nyoman Sumarya, Pembimas Hindu Kanwil Provinsi Sulawesi Selatan Simon Kendek Paranta.




