Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » ABK Brahma 12 Disandera, Andi Fauziah Langsung Hubungi Menlu RI
Metro

ABK Brahma 12 Disandera, Andi Fauziah Langsung Hubungi Menlu RI

Redaksi
Redaksi Published 30 Maret 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Anggota komisi IX DPR – RI, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta langsung menghubungi Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi melalui via telepon, Selasa, 29 Maret malam kemarin.

Komunikasi Ichi sapaan akrab Andi Fauziah dengan Menlu RI, Retno Lestari itu terkait adanya warga Indonesia yang disandera diantaranya tiga warga asal Sulawesi Selatan.

Tiga warga Sulawesi Selatan itu yakni Surianto asal Gilireng, Kabupaten Wajo, Wawan Saputra dan Rinaldi asal Kabupaten Luwu Timur. Anak Buah Kapal (ABK) saat ini telah disandera oleh kelompok Abu Sayyaf saat berlabuh diperairan Filipina.

“Saya terus memantau perkembangannya, dan terakhir pukul 23.35 Wita kemarin saya telepon Menlu, Retno Lestari.”

“Beliau berupaya bekerja keras dalam rangka pembebasan 10 WNI yang disandera,” ungkap Ichi usai menggelar Reses di Luwu Utara.

Dalam percakapan via telepon, Andi Fauziah meminta kepada Menlu agar melakukan upaya yang maksimal demi keselamatan seluruh WNI.

“Bu Andi yang terhormat, kami sedang terus bekerja keras untuk pembebasan sandera. Keselamatan abk merupakan prioritas,” demikian Ichi menirukan ucapan Menlu kepada awak media.

Sebelumnya, sejumlah media nasional mengambarkan adanya dua kapal Indonesia yang dibajak oleh kelompok yang mengaku Abu Sayyaf di Filipina.

Dua kapal tersebut yakni kapal tugboat Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12. Kedua kapal itu telah membawa 7.000 ton batubara dan 10 awak kapal berkewarganegaraan Indonesia.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Februari 2019, Pemkab Luwu Timur Cairkan 4,4 M Untuk Beasiswa

Bupati Luwu Timur Hadiri Syukuran 46 Tahun Kedatangan Transmigran di Desa Argomulyo

Wakil Bupati Lutim Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-78

Teror Bus Malam Kerap Terjadi di Luwu, Pelaku Belum Terungkap

Bupati Luwu Timur Pimpin Rakor Percepatan Vaksinasi Covid19

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ini Status Terakhir ABK Tugboat Brahma 12 Sebelum Disandera di Filipina
Next Article ABK Tugboat Brahma 12 Yang Disandera Minta Keluarga Tidak Risau

You Might Also Like

Pendidikan

IAIN Palopo Gelar Pelatihan Pelayanan Prima bagi Tenaga Pengamanan

16 Februari 2025
Foto

Ketika Hasil Panen Harus Diangkut

11 November 2013
Luwu Timur

Budiman Paparkan Program Luwu Timur di Podcast Harian Rakyat Sulsel

14 Oktober 2022
Sport

Hasil Akhir Porda Sulsel, Lutra lebih Unggul dari Palopo, Luwu, dan Lutim

17 September 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?