Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Ini Status Terakhir ABK Tugboat Brahma 12 Sebelum Disandera di Filipina
Metro

Ini Status Terakhir ABK Tugboat Brahma 12 Sebelum Disandera di Filipina

Redaksi
Redaksi Published 29 Maret 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Berita terkait adanya penyanderaan kapal asal Indonesia di perairan Filipina oleh kelompok Abu Sayyaf, membut heboh warga Tana Luwu. Pasalnya, dua diantara Anak Buah Kapal (ABK) tersebut berasal dari daerah ini.

Keduanya yakni Wawan Saputra, yang lahir di Palopo 30 Desember 1993, berdomisili di Jl Ahmad Yani Kelurahan Puncak Indah, Kecamatan Malili, dan Rinaldi, lahir di Wotu 26 April 1991, dan saat ini tinggal di Jl Tinumbu LR 132 2/12 Makassar.

Dalam akun facebook milik Rinaldi, dengan nama Aldy Rimba, sejumlah status sudah menunjukkan kekhawatiran Rinaldi untuk melakukan perjalanan ke Filipina tersebut.

Pada tanggal 15 Maret, atau pada hari keberangkatan Tugboat Brahma 12, Rinaldi sempat menuliskan status yang isinya berupa doa.

Ya allah,hanya kpadmu hamba meminta pertolongn,slmatkan kmi dalam perjalanan..amin..Bismillah..Otw Philipines..

Dikirim oleh Aldy Rimba pada 15 Maret 2016

“Ya allah,hanya kpadmu hamba meminta pertolongn,slmatkan kmi dalam perjalanan..amin..Bismillah..Otw Philipines..” tulis Rinaldi.

Selain itu, pada 23 Maret atau tiga hari sebelum kapal dilaporkan dibajak, Rinaldi bahkan sempat menuliskan status tentang harapannya untuk bisa bersekolah.

Mudah2an tahun ini bisa sekolah,amin….

Dikirim oleh Aldy Rimba pada 23 Maret 2016

Sesuai informasi yang disadur dari sejumlah media nasional menyebutkan jika tugboat dengan call sign YDB-4731 dibajak pada Sabtu (26/3/16). Salah seorang ABK kapal dilaporkan sempat menelpon ke perusahaan dan melaporkan jika seluruh ABK sedang diculik. Para penculik dilaporkan meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau setara dengan Rp14,2 miliar.

Seluruh ABK disandera bersama dengan kapal tongkang Anand 12, sementara kapal Brahma 12 ditinggalkan dalam keadaan tak berawak oleh pembajak di perairan Pulau Languyan, Provinsi tawi-Tawi, Filipina.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkot Palopo Akan Bangun Gedung Klinik Bisnis PLUT

Kadis Kominfo-SP : Desa Cantik Merupakan Program Yang Sangat Menarik

Idul Adha 1434 H, 84 Ekor Hewan Kurban di Sembelih

Kadiskes Lutim : Peran Media Sangat Strategis dalam Penyebaran Informasi Kesehatan

Dicoret Kemensos, 600 KK Warga Palopo Tetap Terima Rastra Gratis

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bahri Suli Belum Tahu Ada Warga Lutim Yang Disandera di Filipina
Next Article ABK Brahma 12 Disandera, Andi Fauziah Langsung Hubungi Menlu RI

You Might Also Like

Luwu Timur

Pemkab Lutim Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan KTP/A dan TPPO

22 Agustus 2023
Hukum

Mobil Tim Pemenangan Basmin-Syukur Bijak Diduga Gunakan Pelat Palsu

14 Juni 2013
Luwu Timur

Husler : Mari Kita Support Dan Dukung Pelaksanaan Pemilu

13 April 2019
DPRD Luwu Timur

DPRD Lutim Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi

5 Desember 2016
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?