Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Luwu Timur yang berlangsung digedung Simpurusiang, Malili, Kamis (14/04/16).
Musyawarah Cabang ke-3 ini juga dirangkai dengan seminar sehari dengan narasumber Seminar, Imelda Hady.
Turut hadir, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam, Sekertaris Daerah, Bahri Suli, Pengurus Daerah IBI Prov Sulawesi selatan, Sherly Mahmud, Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan ratusan Bidan dan peserta seminar lainnya.
Ketua PC IBI Kabupaten Luwu Timur, Masrah mengatakan, Muscab III IBI ini dilaksanakan untuk memilih Ketua dan Pengurus Harian IBI Cabang Luwu Timur periode 2016-2021 serta menetapkan program kerja organisasi agar keberadaan IBI di Kabupaten Luwu Timur semakin eksis melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.
Masrah menjelaskan, jumlah bidan di Kabupaten Luwu Timur sebanyak 553 Orang yang terdiri dari 202 PNS Orang, PTT 53 Orang, Upah Jasa 18 Orang, dan Magang 264 Orang serta Swasta 17 orang yang tersebar di 15 Puskesmas, 2 Rumah Sakit dan lainya di Swasta.
la menambahkan, IBI adalah suatu organisasi profesi yang menjadi wadah dan perhimpunan para bidan di Indonesia. Untuk mencapai tujuan IBI, salah satunya yaitu mempererat persatuan persaudaraan sesama bidan serta dengan seluruh organisasi perempuan dan pihak terkait
Sementara itu, Ketua PD IBI Sulawesi Selatan, yang diwakili oleh Shery mahmud menyebutkan, seorang bidan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak balita bagi masyarakat pedesaan, seorang bidan menjadi sejarah penting bagi kehidupan manusia dan menjadi bagian tidak terpisah khususnya bagi masyarakat pedesaan.
Bidan sebagai tenaga kesehatan adalah sosok perempuan yang terdekat dengan ibu, bayi dan anak dimanapun berada mulai dari kota sampai Desa. Bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan terdepan sebagi tokoh masyarakat dan sebagai agen perubahan di bidang kesehatan masyarakat mempunyai kontribusi yang sangat diperhitungkan dalam pembangunan Indonesia umumnya dan kesehatan.
Bupati Luwu Timur, Muh Thoriq Husler memberikan apresiasi terhadap kegiatan Muscab IBI ini. Dirinya menghimbau kepada seluruh anggota IBI agar dalam menjalankan tugasnya tidak membeda-bedakan, selain itu ikhlas dalam memberikan pertolongan.
“Jangan sampai dalam menjalankan tugas, kita membeda-bedakan, meski tugas kita sebagai bidan sangat berat namun sungguh mulia, satu-satunya profesi yang anggotanya perempuan muda, dengan berani usai pendidikan melangkah dengan berbekal keikhlasan untuk mengabdi hingga kepelosok-pelosok desa,” ungkapnya.




