Pengamanan di Lembaga Pembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIa kota Palopo mulai ditingkatkan. Pasalnya, jumlah penghuni di Lapas itu mencapai 361 orang dimana jumlah tersebut melebihi dari kapasitas yakni 253 orang saja.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan kota Palopo, Kusnali mengatakan, penghuni Lapas saat ini telah mencapai 361 orang. Menurutnya, penghuni Lapas itu telah Over Load atau melebihi dari kapasitasnya.
“Kapasitas Lapas hanya 253 orang saja tetapi saat ini penghuni telah melebihi batas yakni 361 orang,” ungkapnya.
Dengan jumlah penghuni memuncak, kata Kusnali, pengamanan Lapas pun juga ditingkatkan dengan melakukan tugas ekstra ketat dan memaksimalkan pengamanan dalam lapas. Disamping itu juga melibatkan aparat kepolisian jika sewaktu – waktu terjadi keributan.
“Selain melakukan pengamanan ekstra ketat disetiap pintu pemeriksaan dan memantau kondisi para binaan Lapas, pihak lapas juga bekerjasama dengan pihak kepolisian Resor kota palopo untuk pengamanan,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan, seluruh bagian yang dapat menjadi celah bagi Narapidana lolos atau membuat keributan sedapat mungkin akan dilakukan perbaikan, pemantauan serta memberikan pembinaan secara intensif.
“Seluruh pengunjung lapas juga akan kita periksa dengan ketat untuk menjaga hal yang tak diinginkan, termasuk tahanan yang akan melakukan persidangan atau telah mengikuti persidangan,” katanya.
Meski demikian, pihak Lapas saat ini belum melakukan upaya pemindahan atau menitipkan tahanannya karena dianggap masih dapat ditolerir.




