Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Luwu Timur saat ini masih menggelar pasar murah disetiap kecamatan.
Kali ini, pasar murah tersebut dilakukan di ibukota Kabupaten yakni kecamatan Malili, Selasa 21 Juni 2016.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecamatan Malili merupakan penerima paket pasar murah terbanyak dari 11 kecamatan yang ada di Luwu Timur yakni 480 paket.
Menyusul Burau, Wotu, Angkona masing – masing 400 paket, Mangkutana, 270 paket, Wasuponda, Tomoni dan Towuti masing – masing, 250 paket, Kalaena dan Tomoni Timur, 200 paket sedangkan Nuha 100 paket.
Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Zakaria Bakrie mengatakan, paket pasar murah ini untuk mengantisipasi gejolak harga menjelang hari raya idul fitri. Selain itu, kegiatan ini juga salah satu strategi untuk menekan inflasi.
Dari 11 kecamatan yang ada, kata Zakaria, Malili merupakan kecamatan penerima paket pasar murah terbanyak yakni 480 paket. Sementara, data pasar murah tersebut diambil dari 30 persen jumlah penerima raskin.
Dirinya merincikan, jumlah paket yang telah dipersiapkan oleh dinas Koperindag sebanyak 3.200 paket. Setiap paketnya berisikan indomie, gula, mentega, terigu, minyak goreng, dan susu.
“Setiap paketnya dihargai Rp100 ribu dan sudah kita subsidi hingga 50 persen kalau satu paket dengan harga biasanya sekitar Rp150 ribu,” ungkap Zakaria.
Zakaria menambahkan, sejak pasar murah ini digelar pihaknya biasanya mendapatkan kendala dipembagian. Pasalnya, banyak warga yang membutuhkan namun paketnya terbatas.
“Kupon pasar murahnya kita berikan di kecamatan, nantinya pihak kecamatan akan membagi ke masing – masing desa,” ungkapnya.




