Quantcast
HEADLINE TOPIK:
HUT Yang Ke-18, Ini Program Prioritas Kabupaten Luwu Timur 5 Tahun Kedepan
Senin,3 Mei 2021 | 16:51 WITA |

LUTIM – Tanggal 03 Mei 2021, Kabupaten Luwu Timur genap berusia 18 tahun sejak resmi terbentuk 03 Mei 2003 silam. Peringatan hari jadi daerah berjuluk Bumi Batara Guru tersebut digelar secara sederhana melalui Rapat Paripurna Istimewa oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (03/05/2021).

Rapat Paripurna istimewa dalam rangka peringatan HUT Lutim ke-18 tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lutim, HM. Siddiq BM., didampingi Wakil Ketua II, Usman Sadik, Bupati Luwu Timur, H. Budiman dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani mewakili Plt. Gubernur Sulsel

Turut juga hadir Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu Daeng Bau, Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Drs. H. Andi Hatta Marakarma (Bupati Luwu Timur periode 2003-2015) dan Esra Lamban, segenap Anggota DPRD Luwu Timur, unsur Forkopimda Lutim, Sekda Lutim, H. Bahri Suli, para Tokoh pemekaran Kabupaten Luwu Timur, para kepala OPD lingkup Pemkab Lutim, Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriyati Budiman dan seluruh Organisasi Perempuan Lutim, Macoa Bawalipu ke 61, Bau Muh. Aras Abdi, pimpinan BUMN dan BUMD, Management PT. Vale Indonesia dan swasta. Dan turut hadir pula melalui virtual para Camat, Kepala Desa/Kelurahan se Lutim.

Bupati Luwu Timur, H. Budiman dalam sambutannya mengatakan, di periode awal ini, Pemerintah daerah telah menetapkan 10 sasaran prioritas yang mencakup peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat, pembangunan SDM, pengembangan lapangan kerja dan lapangan usaha, peningkatan sektor-sektor perekonomian daerah, penataan kualitas lingkungan dan infrastruktur.

Selanjutnya, optimalisasi pelayanan publik dan akuntabilitas Pemerintah, dimana seluruh kebijakan prioritas tersebut berlandaskan nilai agama dan budaya dengan mengedepankan pembangunan yang partisipatif dan responsif kedalam sektor pembangunan pendidikan, kesehatan, lingkungan dan tata ruang, investasi, pertanian dalam arti luas, infrastruktur, pariwisata, koperasi, UKM, agama, budaya dan olahraga, yang telah terangkum dalam dokumen RPJMD Kabupaten Luwu Timur tahun 2021-2026.

Budiman melanjutkan, pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa dengan mengedepankan ekonomi kerakyatan. Itulah mengapa, salah satu program prioritas daerah kedepan yakni bantuan keuangan 1 Miliyar 1 desa diluar alokasi dana desa (ADD) dan dana desa.

Terkait program ruang terbuka hijau berupa penataan taman kota, Budiman mengatakan akan diwujudkan dengan melibatkan partisipasi swasta seperti perusahaan, Kontraktor, Perbankan dan dunia usaha lainnya sebagai wujud sinergitas bersama menjaga ekosistem lingkungan dan menyediakan ruang publik yang indah dan berkualitas.

“Kami laporkan bahwa sudah ada 15 perusahaan yang akan membantu Pemerintah dalam menata ruang terbuka hijau dan Insya Allah sebentar akan melakukan penandatangan MoU,” ungkap mantan Kepala Bapelitbangda Lutim ini.

Terakhir, Budiman mengungkapkan bahwa Pemerintah juga berencana akan membangun Islamic Center, mendorong investasi dan industrialisasi pertanian, mengembangkan destinasi wisata dan geo park, membangun kawasan industri dan sentra IKM, membangun gedung multi guna pemuda, hingga melanjutkan pembangunan rumah sakit, bandara dan stadion.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, atas nama pribadi dan Pemprov sulsel mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Luwu Timur ke-18. Ia berpesan, di tengah pandemi ini, agar tidak kendor dan selalu tegakkan dan semangati program khusus.

“Program khusus itu ialah tetap disiplin protokol kesehatan. Kemarin saya sudah tanda tangan himbauan agar tidak mudik dulu. Kita tidak ingin seperti India, jadi jangan lengah dan tetap waspada. Yang kedua ialah ekonomi, ada dua hal penting yang dilakukan, pertama perkuat investasi dan kedua perkuat ekspor. Mudah-mudahan dihari jadi yang ke-18 ini, menjadi acuan kita untuk lebih baik untuk masyarakat kita yang kita cintai ini,” ungkap Abdul Hayat Gani.

Pada Puncak peringatan hari jadi Lutim ini juga dilakukan penyerahan hasil MoU antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan PT. Vale Indonesia terkait pengelolaan Bandara Sorowako, kemudian penyerahan sertifikat Mendikbud terkait penetapan karya budaya Tari Riringgo Kecamatan Wasuponda sebagai warisan budaya Tak Benda. selanjutnya penyerahan bantuan CSR PT. Bank Sulselbar berupa jamban keluarga program ODF dan 1 unit mobil Ambulance, kemudian penyerahan Genose dari PT. Citra Lampia Mandiri dan penandatangan MoU terkait RTH. (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...