Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Datu Luwu : Lembaga Adat Dan pemerintah Harus Bersinergis
Luwu Timur

Datu Luwu : Lembaga Adat Dan pemerintah Harus Bersinergis

Redaksi
Redaksi Published 7 November 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau Opu To Bau mengingatkan Lembaga Adat Bualipu Kecamatan Wotu dan masyarakat yang hadir pada acara Motambu Tana, mengenang 40 hari meninggalnya Macoa Bualipu ke-60 Bau Ishak Rasak, untuk tetap menjaga sinergitas dengan pemerintah.

“Macoa Bualipu (Bau Ishak Rasak) sebagian besar hidupnya diabdikan untuk pemerintah, mari kita bergandeng tangan (Lembaga Adat dan Pemerintah),” ungkap Datu.

Menurutnya, mengenang 40 hari kepergian Macoa Bualipu tidak seharusnya di lakukan dengan kesedihan melainkan kegembiraan atas teladan dan semangatnya untuk menjaga dan melestarikan adat dan tradisi yang sekarang diwarisi masyarakat Bualipu Kecamatan wotu.

Bupati Luwu Timur, H. Muh. Thorig Husler bersama Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam juga turut menghadiri Prosesi yang digelar di pusara Bau Ishak Rasak, di pemakaman umum Kandeapi Desa Lampenai Kecamatan Wotu.

“Kita masyarakat luwu adalah masyarakat yang berbudaya, masyarakat yang menjunjung tinggi warisan tradisinya,” ungkap Husler

Menurut husler sikap menghargai adat mencerminkan rasa penghargaan terhadap leluhur dan para pendahulu, dan selanjutnya dapat menjadi sikap penghargaan terhadap pemuka masyarakat dan pemerintah.

Hari senin 7 november 2016 genap 40 hari meninggalnya Macoa Bualipu, Bau Ishak Rasak diperingati masyarakat wotu bersama Lembaga Adat Bualipu dan rumpun keluarga Bau Ishak Rasak dengan Motambu Tana.

Dalam prosesi Adat Motambu Tana dilakukan ritual Pergantian nisan lama yang sebelumnya berbahan kayu menjadi nisan yang terbuat dari pahatan batu.

Serangkaian prosesi tersebut dilakukan oleh perangkat adat dan rumpun keluarga Bau Ishak Rasak dan disaksikan masyarakat sekitar.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

DPK Lutim Juara III Lomba Paduan Suara Se-Sulsel

Tokoh Masyarakat Lutim Tegas Tolak Nama Baru Bagi Bandara Sorowako

Bupati Budiman Jadi Irup Peringatan HAB ke-77 Kemenag Tk. Luwu Timur

Meriahkan HUT RI Ke-74, Husler Lepas Peserta Lomba Dayung Perahu Naga

Pengelola Perpustakaan Desa di Lutim Dilatih Gunakan Aplikasi Inlislite

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Husler Hadiri Perayaan Hut GKST ke 48
Next Article Pemda Lutim dan DPRD Sepakati KUA PPAS 2017

You Might Also Like

Luwu Timur

Buka Seminar Parenting, Bupati Budiman Minta Keluarga Tanggap Terhadap Perkembangan Anak

8 Mei 2023
Luwu Timur

Resmikan Gedung Baru Unanda Palopo, Budiman : Langkah Penting Tingkatkan Kualitas Pendidikan

21 Juli 2024
EkonomiHukum

Ratusan Warga Unjuk Rasa Boikot Peresmian Bandara Andalan Datuk Patimang

31 Agustus 2023
Luwu TimurPolitik

Berkunjung ke Lutim, Plt dan Sekretaris DPD II Golkar Luwu Timur Temui Bupati Budiman

19 Agustus 2021
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?