Aparat kepolisian Sektor (Polsek) Wotu, Luwu Timur saat ini memperkirakan korban meninggal dunia diareal persawahan Karambua, desa Karambua, kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur terkena petir.
Kapolsek Wotu, Ajun Komisaris, Jamal Ansar yang dikonfirmasi, Rabu 7 Desember membenarkan adanya penemuan mayat di areal persawahan Karambua, desa Karambua, kecamatan Wotu.
Tim identifikasi dari Mapolres Luwu Timur juga sudah berada di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab korban meninggal dunia. “Perkiraan sementara kalau korban terkena petir. Tidak ditemukan tanda – tanda penganiayaan pada korban,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pada hari Selasa, (6/12/16) sekitar pukul 08.00 wita kemarin, I Dewa ketut Ardana bersama dengan istrinya Ni Nyoman Sari berangkat ke sawah untuk mengembala bebek. Kala itu, korban lainnya, Herianto Nari juga turut membantu Pasangan Suami Istri (Pasutri) ini.
Namun, korban tersebut tak kunjung pulang sejak kemarin sehingga kakak korban mencoba mencari keberadaan adiknya, I Dewa Ketut Ardana dipersawahaan, Rabu 7 Desember sekitar pukul 07.00 wita pagi ini.
Alhasil, di areal perawahan berhasil ditemukan korban, Herianto Nari di samping pondok di atas pengairan sawah dalam keadaan tidak bernyawa dengan berdampingan dengan I Dewa Ketut Ardana.
“Setelah korban di evakuasi ke rumah duka diketahui kalau isteri I Dewa Ketut Ardana juga bersama mereka sehingga dilakukan pencarian disekitar TKP. Sekitar 200 meter dari arah hilir ditemukan, Ni Nyoman Sari tersangkut disemak pengairan dan diperkirakan hanyut karena arus pengairan yang deras,” ungkapnya.




