Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » BPBD Lutra Libatkan Penyuluh Agama Atasi Bencana
Metro

BPBD Lutra Libatkan Penyuluh Agama Atasi Bencana

Redaksi
Redaksi Published 17 Mei 2017
Share
1 Min Read
SHARE

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara melakukan sebuah terobosan baru dengan melibatkan Penyuluh Agama, para Kepala KUA, Remaja Masjid, dan tokoh masyarakat dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan kebencanaan di Luwu Utara. Sudah menjadi rahasia publik bahwa sebagian wilayah di Lutra sangat rawan bencana, utamanya banjir.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Luwu Utara, Alauddin Sukri menjelaskan keterlibatan Kepala KUA, Penyuluh Agama, dan Remaja Masjid dalam mengatasi persoalan kebencanaan adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam rangka membangun kegotongroyongan, utamanya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya upaya pencegahan bencana.

Alauddin mengatakan, budaya kegotongroyongan sejauh ini getarannya mulai terputus, dan bahkan tidak terasa lagi, sehingga kebersamaan dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana terkesan individualistis atau nafsi-nafsi.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengatasi bencana. Dibutuhkan dukungan semua pihak guna meminimalisir bencana. Bencana itu tak bisa ditolak, tetapi hanya bisa diminimalisir,” kata Alauddin.

Sementara itu, Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Luwu Utara, Muchlis Khalid, meminta Penyuluh Agama dan KUA untuk tidak berpangku tangan membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan kebencanaan.

“Jadi tolong kepada Penyuluh Agama dan KUA,bergeraklah sebagaimana yang diinginkan. Semua penyuluh harus siap. Ready for use atau siap pakai. Tidak boleh lepas tangan,” tandas Muchlis.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Nelayan Dikabarkan Hilang, BPBD Lakukan Pencarian

PKL di Masamba akan Dipindahkan ke Areal Terminal

Pemkot Palopo Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan

Berkunjung ke Wajo, Mentan Didampingi Wakapolda

Tragedi di Malam Natal: Tiga Rumah di Sorowako Ludes Terbakar

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Nasdem Resmi Usung Judas Amir di Pilkada Palopo
Next Article Dugaan Korupsi Jalan Rabat Beton di Matano Lutim Naik Penyidikan

You Might Also Like

Metro

Sulsel Siapkan Lompatan Besar Menuju Swasembada Listrik dengan Green Energi

17 Februari 2025
DPRD Luwu TimurMetro

Terkait Pupuk Palsu, LBH Desak DPRD Hearing Pihak Terkait

24 Februari 2015
Metro

Lin: 2045, Anak Usia Dini di Palopo Capai 150 Juta Jiwa

23 Oktober 2014
News

Banggar DPRD Gelar Rapat Tertutup Pembahasan KUA dan PPAS

17 Juli 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?