Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » PKL di Masamba akan Dipindahkan ke Areal Terminal
Metro

PKL di Masamba akan Dipindahkan ke Areal Terminal

Redaksi
Redaksi Published 10 Mei 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Pemerintah Kabupateb Luwu Utara dalam waktu dekat akan melakukan penertiban terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang banyak menggelar dagangan mereka di tepi ruas jalan poros Masamba. PKL ini didominasi oleh pedagang pakaian bekas dan penjaja es dan makanan.

Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Luwu Utara, Yansen Tempo mengatakan relokasi para PKL ini dilakukan mengingat keberadaan para pedagangan di tepi ruas jalan yang dianggap mengganggu keindahan kota, dan juga dapat membahayakan warga mengingat keberadaannya yang tepat di tepi ruas jalan yang memiliki intensitas kendaraan yang melintas cukup tinggi.

Guna memfasilitasi pedagang, pemerintah telah menyiapkan lokasi baru untuk pedagang di areal terminal Masamba.

Menanggapi pemindahan ini, sejumlah pedagang yang dimintai tanggapannya mengaku pasrah dan siap untuk dipindahkan ke areal baru itu. Meski begitu, para pedaganf berharap agar pemerintah bisa menyediakan fasiltas bagi pedagang.

“Kami jujur saja siap pindah bahkan iap membayar retribusi kepada pemerintah sepanjang kami difasilitasi, setidaknya menyediakan sarana berjualan bagi pedagang,” ujar Arni, salah seorang pedagang pakaian bekas di depan RS Andi Djemma Masamba.

Dia mengaku memilih membuka lapak di depan rumah sakit milik pemerintah itu karena alasan lokasi itu cukup ramai dikunjungi. “Jika nanti kami pindah dan lantas penghasilan kami berkurang, terpaksa kami kembali lagi ke tampat semula,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Luwu Utara, Muhammad Ibrahim pun juga mendesak kepada pemerintah untuk menyiapkan sarana dan fasilitas penunjang bagi pedagang sebelum memindahkan ke lokasi baru. Hal ini mengingat berjualan adalah sumber utama penghasilan pedagang.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Tanam 2.000 Bibit Pohon, Firmanza Dorong Pelestarian Ekosistem di Latuppa

Mertua Aziz Kahar Mudzakkar Dukung Pasangan BAIK

Warga Minta DPRD Revisi Perda Peternakan

Gelar Musrenbang, Kecamatan Nuha Usulkan 41 Usulan Prioritas

110 CPNS Luwu Timur Ikuti Latsar Prajabatan

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Demonstran Desak BPK Keluarkan Hasil Audit Stadion Malili
Next Article Tiga Bocah Putus Sekolah Ditangkap Kasus Curanmor

You Might Also Like

Luwu Timur

Hari Pahlawan, Keluarga Veteran Terima Santunan Bupati Luwu Timur

10 November 2021
Hukum

Proyek Pasar Tomoni Jadi Sorotan, Polres Luwu Timur Mulai Bertindak

22 Desember 2024
Luwu Timur

Sosialisasi PBG dan Pengenalan SIMPG Dinas PUPR Lutim dapat Apresiasi dari Camat

4 Oktober 2024
Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?