Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Lewat MoU, Kemenkes Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di Luwu Timur
Luwu Timur

Lewat MoU, Kemenkes Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di Luwu Timur

Redaksi
Redaksi Published 25 Juli 2017
Share
1 Min Read
SHARE

Program Pemerataan Dokter Spesialis di Seluruh Wilayah Indonesia disambut baik Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler. Menurut Husler salah satu solusi untuk mengatasi masih minimnya dokter spesialis di daerah bisa di tempuh dengan program ini.

Pernyataan ini disampaikan Husler usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dengan Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan, dr Untung Suseno Sutarjo M. Kes di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, Senin (24/07/2017)

Menurutnya, melalui kerjasama program WKDS ini, akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat tentu menjadi lebih baik dengan dukungan dokter spesialis.
Apalagi kata Husler, program ini juga sejalan dengan rencana pemerintah daerah untuk menempatkan satu dokter satu desa.

Direktur RSUD I Laga Ligo Wotu, dr Rosmini Pandin mengatakan untuk tahap awal dari MoU ini, pihaknya mengusulkan dua dokter spesialis yakni dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam.
Namun ini hanya tahap awal. Permintaan akan dokter spesialis akan terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan daerah.

Rosmini menjelaskan jumlah dokter spesialis berdasarkan data RSUD I La Galigo sebanyak 18 dokter. Dari ke-18 orang tersebut, 16 diantaranya dokter spesialis tetap dan 2 orang lainnya merupakan dokter yang dikerjasamakan berdasarkan nota kesepahaman (MoU).

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Budiman Kukuhkan Pengurus Forum Kader Bela Negara Kabupaten Lutim

Akibat Banjir, Akses Jalan Menuju Wisata Pantai Balo-Balo Putus

Pjs Bupati Lutim Resmikan Pelantikan PK IMM dan PC Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Wabup Serahkan LKPJ ke DPRD Luwu Timur

Nasdem Lutim Inginkan Kader Partai Maju Di Pilkada

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Dinas PU Lutim Sosialisasi Jasa Konstruksi
Next Article Pelaku Pemerkosaan di Lutim Terancam 12 Tahun Penjara

You Might Also Like

Luwu Timur

Ikuti Rakor KASN, Sekda Lutim Ingatkan ASN Jaga Netralitas

8 Maret 2018
Luwu Timur

70 Paskibraka Lutim Ikuti Pelatihan dan Pendidikan

4 Agustus 2024
Luwu Timur

Bunda Forum Anak Lutim Hadiri Peringatan HAN Ke-39 Tahun 2023 Secara Virtual

24 Juli 2023
Luwu TimurPolitik

Bugis Pangkep dan Pinrang Desa Lakawali Pantai Suka Husler-Budiman

8 Oktober 2020
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?