Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Petani Lutra ‘Galau’ di Hari Tani
Metro

Petani Lutra ‘Galau’ di Hari Tani

Redaksi
Redaksi Published 26 September 2017
Share
3 Min Read
SHARE

Hari Tani Nasional yang dirayakan setiap tanggal 24 September, seharusnya menjadi momentum bahagia bagi para petani. Namun, hal bertolak belakang dirasakan oleh petani di Luwu Utara. Di momentum Hari Tani Nasional itu, para petani justru galau demi menanti masa panen. Kegalauan itu disebabkan karena keterbatasan kuota pupuk bersubsidi oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukamaju, Amran mengatakan di Hari Tani Nasional tahun ini, para petani di Lutra, khususnya di Kecamatan Sukamaju mbanyak yang bersedih. Pasalnya, keterbatasan pupuk dapat mengancam keselamatan tanaman petani.

“Sebagian kelompok tani (poktan) sudah menanam padi dan umur tanamannya sudah mencapai 40 hari, karena keterbatasan pupuk subsidi ini, banyak petani yang ‘galau’ karena sangat membutuhklan ketersediaan pupuk,” ujar Amran.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Menurut Amran, dinas terkait di Kabupaten Luwu Utara seharusnya melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen oleh petani hanya disebabkan karena keterbatasan kuota pupuk bersubsidi ini.

“Sekedar masukan kepada dinas terkait untuk melakukan relokasi pupuk antar kecamatan saja dulu sembari menunggu tambahan relokasi antar kabupaten,” kata Arman.

Di tempat terpisah, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Luwu Utara, tidak lantas menutup mata dan tidak pula menutup telinga atas banyaknya keluhan petani akan keterbatasan pupuk bersubsidi ini.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas TPHP Luwu Utara, Surya Lewa mengatakan, masalah keterbatasan kuota pupuk bersubsidi adalah masalah nasional. Salah satu penyebabnya, adalah terbatasnya kuota pupuk bersubsidi yang dialokasikan oleh pemerintah pusat.

“Masalah ini bukan cuma terjadi di Lutra saja, tapi terjadi di seluruh wilayah Indonesia, karena memang pemerintah pusat memberikan kuota pupuk yang terbatas. Jadi, ini masalah nasional,” ujar Surya.

Surya mengungkapkan, estimasi usulan pupuk bersubsidi melalui RDKK selalu lebih besar, tapi kenyataannya, alokasi yang diberikan lebih sedikit dari estimasi yang diusulkan.

Dia mencontohkan, untuk pupuk urea saja usulannya mencapai 22 ton, tapi alokasi yang didapat 14 ton. Begitu pun dengan jenis pupuk lainnya, setali tiga uang.

“Kita selalu mengusulkan lebih besar sesuai yang ada di RDKK, tapi kami mendapat alokasi yang sangat kurang,” kata Surya.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya melakukan langkah-langkah antisipatif. Di antaranya membuat usulan penambahan kuota pupuk bersubsidi dengan harapan ada relokasi dari daerah lain.

“Jatah pupuk kita memang terbatas, tapi tetap kita upayakan penambahan kuota pupuk dengan harapan ada relokasi dari daerah lain, karena setiap saat pasti ada perubahan,“ ungkap Surya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Hari Agraria Nasional, Bupati Terima Sertifikat Aset Asrama Mahasiswa Luwu Timur
Next Article Kapal Pesiar Mewah Berlabuh di Pelabuhan Palopo

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?