Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Petani di Luwu Timur Dilatih Kendalikan OPT Jagung
Luwu Timur

Petani di Luwu Timur Dilatih Kendalikan OPT Jagung

Redaksi
Redaksi Published 15 Maret 2019
Share
1 Min Read
SHARE

Sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi para petani utamanya tanaman jagung, maka Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku menggelar pelatihan teknis budi daya jagung pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) bagi non aparatur angkatan III yang berlangsung dari tanggal 11-13 Maret 2019 bertempat di Aula Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Burau.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur yang berjumlah 30 orang. Sementara untuk narasumber dan fasilitator adalah penyuluh pertanian yang ada di BPP Burau.

Pelatiham ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur, Muharif. Dalam sambutannya, ia sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan yang dilaksanakan BBPP Batangkaluku sebagai upaya meningkatkan kompetensi para kelompok tani dalam mengikuti perkembangan teknologi pertanian, utamanya pengolahan jagung.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Dikonfirmasi, Koordinator BPP Kecamatan Burau, Hadijah Aras mengatakan, tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompentesi kelompok tani dalam usaha tani, terutama pengendalian OPT Jagung agar dapat mempertahankan produktivitas  didukung teknologi lain yang mengacu pada standar Good Agriculture Practice (GAP) dan Good Manufacturing Pratice (GMP). (ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulselbar Kunker Ke Luwu Timur
Next Article Irwan : ASN Saat Ini Minim Kreatifitas

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?