LUWU – Kepolisian Resor Luwu, Sulawesi Selatan, menemukan 13 karung berisi bahan peledak bom ikan di hutan bakau, Ulo-Ulo, Belopa, Minggu 17/03/2019.
Selanjutnya, bahan peledak tadi diangkut menuju Mapolres Luwu. Polisi masih menyelidiki siapa pemilik bahan peledak bom ikan tersebut.
Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, mengatakan bahan peledak itu, tak bertuan dan ditemukan terikat di hutan bakau, pesisir pantai Ulo-Ulo. Polisi menduga, bahan peledak itu akan digunakan untuk bom ikan.
“Kita tingkatkan patroli laut, agar nelayan tidak lagi menggunakan bahan peledak saat melaut, in sangat berbahaya,” kata Dwi Santoso.
Dia menghimbau agar nelayan, tidak lagi menggunakan bahan berbahaya untuk menangkap ikan. Selain bisa merusak terumbu karang, penggunaan bahan berbahaya seperti bom ikan, bisa mengancam nyawa nelayan.
Penemuan 13 karung berisi bahan peledak bom ikan, bukan kali pertama. Polisi sudah sudah sering menemukan bahan racikan bom ikan. Ada yang dikemas dalam botol kaca, ada juga masih dalam karung.




