Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Husler Resmikan Alat Kesenian Jawa “Eko Budoyo” Di Desa Lera
Luwu Timur

Husler Resmikan Alat Kesenian Jawa “Eko Budoyo” Di Desa Lera

Redaksi
Redaksi Published 20 Agustus 2019
Share
1 Min Read
SHARE

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler menghadiri kegiatan kesenian wayang kulit warga Desa Lera, Kecamatan Wotu. Kesenian wayang kulit ini dirangkaikan dengan peresmian alat kesenian Jawa “Eko Budoyo” yang berlangsung di Desa Lera, Kecamatan Wotu, Selasa (20/08/2019) malam.

“Saya bangga, masyarakat Desa Lera yang kebanyakan etnis Jawa masih menjaga tradisi kesenian leluhur. Saya pernah enam tahun di Jawa. Kesenian seperti ini sangat sering saya saksikan waktu jaman kuliah dulu,” ungkap Husler.

Menurut Bupati, tradisi kesenian wayang ini mestinya di wariskan turun temurun kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, kedepan harus mulai dibuatkan sanggar seni di desa ini agar supaya bisa menjadi wadah untuk melestarikan kesenian tradisional wayang ini.

“Sebaiknya ada sanggar seni di desa ini, supaya ada tempat anak-anak kita menimba ilmu kesenian. Bisa memanfaatkan seniman lokal dan bahkan bila perlu kita datangkan seniman khusus wayang dari tanah Jawa untuk mengajarkan anak-anak kita disini, agar lebih semangat latihannya,” jelasnya.

Acara kesenian wayang kulit ini diawali penampilan Sinden yang dilanjutkan dengan cerita dan kisah pewayangan oleh Dalang Suwarso. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pembentukan Kabupaten Lutim Membutuhkan Waktu 42 Tahun

Kabupaten Luwu Timur Diterjang Banjir, Jalan Trans Sulawesi Lumpuh

Dukung Gerakan Gemar Membaca, Husler : Pemda Akan Bangun Gedung Perpustakaan Daerah

Lutim Kembali Raih Predikat Sebagai Kabupaten Informatif Satu-Satunya di Sulsel

Gegara Alkses, Dua Orang Ini Ditetapkan Menjadi Tersangka

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Sekda Luwu Timur Hadiri Pisah Sambut Dandim 1403 Sawerigading
Next Article Dinas Lingkungan Hidup Luwu Utara studi Tiru di Lutim

You Might Also Like

Politik

Pemkot Palopo Siapkan Anggaran Tak Terduga untuk PSU

28 Februari 2025
Luwu Timur

Husler : Mari Selalu Bersyukur Atas Nikmat Allah SWT

11 April 2019
Luwu Timur

“LAPAK SALUT”, Sebuah Inovasi yang Bertujuan untuk Meningkatkan Kebersihan Lingkungan

24 Agustus 2023
Ekonomi

Mobil Kas Keliling Bank Sulselbar Rambah Pelosok Desa

28 Juni 2013
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?