Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Kapal Feri KMP Pangkilang dan KM Opudi
Luwu Timur

Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Kapal Feri KMP Pangkilang dan KM Opudi

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 22 Oktober 2020
Share
3 Min Read
SHARE

LUTIM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meresmikan peluncuran Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Pangkilang dan KMP Opudi. Peresmian ditandai penekanan tombol peluncuran KMP Pangkilang di Dermaga Timampu Desa Timampu Kecamatan Towuti, Rabu (21/10/2020).

Turut menyaksikan Ditjen Perhubungan Darat, Imran Rasyid, Penjabat Sementara (Pjs), Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, Ketua DPRD, H. Amran Syam, Rektor Unhas, Prof Dwia Tina Palubuhu, Kadis PUTR Sulsel, Rudy Djamaluddin, Kajati Sulsel, Firdaus Delwilmar dan TGUPP Sulsel, Hendra Pachri.

Keberadaan kapal KMP Pangkilang dan KMP Opudi, bertujuan memberikan layanan transportasi penyeberangan yang aman dengan memenuhi standar keselamatan.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, pelayanan KMP ini merupakan sarana transportasi penyeberangan modern yang nyaman, aman dan bersandar Internasional.

“Kita patut bersyukur atas bantuan Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Perhubungan, telah mendukung perbaikan sarana pelayanan transportasi penyebrangan yang berkualitas bagi masyarakat,” jelasnya.

Sesditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Imran Rasyid mengatakan, sarana transportasi tradisional memang tersedia di kedua Danau ini. Namun berkat sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan maka bantuan dua unit KMP ini bisa diwujudkan.

Nama kedua kapal ini, kata Imran Rasyid, yakni KMP Pangkilang dan KMP Opudi diambil dari nama ikan endemic yang hidup diperairan danau Towuti dan Matano. Kedua Kapal ini nantinya akan dioperasikan oleh PT. ASDP Feri Persero, BUMN yang profesional dalam rangka mendukung kegiatan sektor transportasi diwilayah perairan Danau Matano dan Danau Towuti.

Ia menambahkan, pembangunan kedua kapal motor ini memakan waktu 16 bulan lamanya sejak 2019 hingga Desember 2020 dengan nilai kontrak satu unit kapal masing-masing Rp. 32.890.000.000, sehingga total anggaran kedua kapal tersebut mencapai Rp. 65.780.000.000. Rencananya akan dimulai beroperasi pada Januari 2020 mendatang.

Imran juga merinci spesifikasi kapal ini mampu memuat penumpang dengan kapasitas 60 orang penumpang ekonomi duduk, 60 orang penumpang ekonomi tidur sehingga totalnya bisa mencapai 120 penumpang. Selain itu, kapal ini juga mampu memuat 9 unit truck dengan muatan hingga 10 ton dengan kecepatan 11 Knot.

Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas dalam sambutannya mengatakan, konektivitas antar wilayah sangat penting sebagai roda penggerak pertumbuhan ekonomi. itulah mengapa gerak laju pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan infrastruktur  seperti transportasi darat, laut dan udara.

“Mudah-mudahan dengan beroperasinya kedua armada kapal ini, mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan perekonomian daerah khususnya dalam mendukung konektivitas antar pulau, mengingat Luwu Timur juga berbatasan dengan dua provinsi lainnya yakni Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

“Kehadiran KMP Pangkilang dan KMP Opudi menjadi berkah untuk masyarakat Luwu Timur, karena kehadiran kapal roro ini akan meningkatkan kualitas layanan penyeberangan yang tentunya juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bulog Palopo Pastikan Stok Beras Aman 32 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

Tarif Air Tidak Naik Jika Pelanggan Masih Keluhkan Pelayanan

Asisten Pemerintahan dan Kesra Buka Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap II

Poli Penyakit Mulut RSUD I Lagaligo Lutim Fokus Pemeriksaan Secara Holistik

Husler Sambut Tim Peninjau Program Germas Dari Kemenkes

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bawaslu Luwu Timur Siap Bersinergi Bersama BNN Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Next Article Luwu Timur Terima Bantuan Keuangan 25 Milyar dan Ambulance Laut, Jayadi Nas : Terima Kasih Pak Gubernur

You Might Also Like

Sport

Ridwan Syafiq Antar Perslutim Melaju ke Final Porprov Sulsel XVIII

4 September 2025
Luwu Timur

Gerbong Mutasi Pemkab Lutim Kembali Bergulir, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Bergeser

31 Desember 2021
Luwu Timur

Kelompok Pengelola Air Dan Sanitasi Di Lutim Bimtek Kapasitas SDM

30 April 2019
Metro

Warga Lutim Enggan Konsumsi Ikan Laut

28 Desember 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?