Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Jelang Pencoblosan, Haeril Serukan Milenial Tolak Praktik Politik Kotor
Politik

Jelang Pencoblosan, Haeril Serukan Milenial Tolak Praktik Politik Kotor

Redaksi
Redaksi Published 2 Desember 2020
Share
2 Min Read
DCIM100GOPROGOPR7963.JPG
SHARE

Tujuh hari menjelang pemilihan kepala daerah serentak di berbagai daerah Indonesia, suhu politik makin memanas. Berbagai cara digencarkan pasangan calon kepala daerah bersama tim pemenangan. Waktu kampanye  tatap muka terbuka yang harus memenuhi protokol kesehatan dianggap belum cukup dalam memaksimalkan mobilisasi massa.

Sehingga rentan terjadinya upaya lain dalam memengaruhi pemilih. Selain kampanye hitam (black campaign) untuk mencekal paslon lawan yang paling potensi dilakukan adalah politik uang (money politic) menjelang hari H pencoblosan.

Dengan banyaknya generasi milenial yang berpartisipasi pada pilkada serentak 2020 baik sebagai tim pemenangan maupun sekadar simpatisan calon kepala daerah diharapkan menjadi angin segar tidak terjadinya praktik-praktik politik kotor yang dapat menciderai kualitas demokrasi.

Generasi milenial diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam melawan praktik-praktik politik kotor, hal ini diserukan oleh Direktur Macca Indonesia Foundation (MIND) Haeril Al Fajri

“Sebuah kesyukuran jika generasi milenial tidak apatis lagi dalam politik bahkan mau mengambil peran, sehingga kita harapkan keterlibatan generasi milenil dalam pilkada baik sebagai tim maupun simpatisan, menjadi garda terdepan melawan praktik-praktik politik kotor” tutur penulis muda tana luwu ini.

Pilkada serentak 2020 menjadi momentum pembuktian keterlibatan generasi milenial dalam kontestasi politik dapat menjaga marwa dan nilai-nilai demokrasi sesungguhnya.

“Keterlibatan generasi milenial pada pilkada serentak 2020 ini adalah pembuktian peran, berpengaruh atau tidak dalam menjaga nilai-nilai demokrasi sesungguhnya,” kata Haeril.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dugaan Ijazah Palsu, Aliansi Duduki kantor DPRD dan KPU Lutim

Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi, PKM Burau Gelar Rakor dan Sosialisasi Program P4K

Asisten Pemerintahan dan Kesra Tekankan Strategis Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

Maknai Hari Pahlawan Sebagai Landasan Revolusi Karakter

Ilham Arif Sirajuddin: Basmin Lebih Nyata Karyanya

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Total Pasien Sembuh Sebanyak 1.679 dan 9 Kasus Baru Hari Ini
Next Article Tetap Solid, Milenial Wasuponda Siap Menangkan Paslon Ibas-Rio di Pilkada

You Might Also Like

Metro

BAZ Lutim Salurkan Rp 56 Juta Zakat

22 Juli 2013
Luwu Timur

Jelang Lomba, MB dan Korsik GPLT Permantap Latihan

24 Januari 2017
Luwu Timur

Bupati Luwu Timur : Budaya dan Pariwisata Dua Hal yang Saling Terkait

8 Agustus 2023
Hukum

Jaksa Sebut Penetapan Tersangka GOR Malili Sudah Sesuai Prosedur

9 Desember 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?