Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Lutim Terhadap Ranperda Perubahan APBD TA. 2021
Selasa,14 September 2021 | 11:31 WITA |

LUWU TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Luwu Timur menyelenggarakan Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pandangan umum Fraksi – Fraksi terhadap Rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, yang berlangsung diruang sidang paripurna, Senin (13/09/2021).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Lutim, H. Usman Sadik, S.Sos. didampingi oleh Ketua Komisi III DPRD Lutim, Badawi Alwi, SE. dan dihadiri oleh anggota DPRD Luwu Timur serta Bupati Luwu Timur, Drs. H. Budiman, M.Pd. dan Para kepala OPD lingkup pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Dalam Rapat mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi tersebut, ada enam fraksi yang memberikan pandangan umumnya, diantaranya fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi PAN, fraksi Hanura, Fraksi PDI-Perjuangan, dan Fraksi Gerindra.

Masing-masing fraksi memberikan catatan terkait dengan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, diantaranya Pandangan fraksi Gerindra memberikan catatan terkait dengan penanganan Covid 19 yang sudah satu tahun lebih yang melanda negara khusunya kabupaten Luwu Timur.

Fraksi Gerindra berharap agar Pemerintah lebih meningkatkan upaya komperhensif untuk mengedepankan kesehatan sebagai solusi. Selain itu, bantuan-bantuan yang terdampak Covid – 19, penyaluran oleh Dinas terkait harus benar-benar tepat sasaran serta merata.

Selanjutnya, Fraksi Golkar memberikan catatan agar Pemerintah berkomitmen untuk tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas, khususnya sektor-sektor yang berpengaruh besar terhadap hajat hidup orang banyak dan berpotensi untuk mempercepat proses normalisasi Pasca pandemi Covid -19.

Fraksi Hanura memberikan catatan dengan mendesak Pemerintah Daerah agar segera merealisasikan kegiatan fisik yang termaktub dalam APBD pokok 2021. Kegiatan yang dimaksudkan hingga saat ini belum masuk dalam tahap pelelangan di unit Layanan pengadaan.

Selain itu juga, Fraksi Hanura menambahkan agar kegiatan pelayanan pada sektor kesehatan sangat diperlukan sarana dan prasarana yang memadai.

Lanjut fraksi Nasdem memberikan catatan terkait dengan kondisi pandemi covid-19, agar Pemerintah memberikan perhatian terhadap perawatan pasien covid-19, kesiapsiagaan tenaga medis, hingga pemetaan zona secara mendetail agar pembatasan kegiatan masyarakat benar-benar efekif, serta management vaksinasi dan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat.

Fraksi PAN memberikan catatan dalam APBD Tahun Anggaran 2021, Fraksi mendukung kegiatan-kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat UMKM dan bansos harus menjadi perhatian mengingat kondisi masih dalam masa Pandemi Covid-19.

Terakhir, Fraksi PDI-Perjuangan memberikan catatan terkait dengan penyedia bantuan dalam bentuk subsidi, hibah bansos serta belanja yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dalam bentuk program padat karya, peningkatan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan dan penanggulangan dampak pandemi covid-19. (*)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.