Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Budiman Masuk Jajaran Pengurus ORARI Lokal Luwu Timur
Sabtu,25 September 2021 | 22:54 WITA |

LUWU TIMUR – Pengurus ORARI Lokal Luwu Timur menggelar musyawarah pertama yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPP dan Pengurus ORARI Lokal Luwu Timur masa bakti 2021-2024 yang berlangsung di Ruang Pertemuan Permandian Alam Towuti Kecamatan Towuti, Sabtu (25/09/2021).

Musyawarah lokal pertama ORARI Lokal Luwu Timur mengukuhkan Andi Baharuddin sebagai Ketua ORARI Lokal Luwu Timur. Tampak pula Bupati Luwu Timur, H. Budiman ikut dikukuhan bersama pengurus ORARI Lokal Luwu Timur oleh Sekretaris ORDA Sulawesi Selatan, H. Rusli Baso Amir.

Musyawarah perdana ORARI Lokal Luwu Timur ini bertujuan untuk menyatukan dua organisasi yakni ORARI Lokal Sorowako dan Orari Lokal Luwu Timur menjadi satu kesatuan organisasi yakni ORARI Lokal Luwu Timur.

Ketua ORARI Lokal Luwu Timur, Andi Baharuddin berharap seluruh pengurus dapat menjaga kekompakan dan saling bahu membahu dalam mengembangkan organisasi ORARI Lokal Luwu Timur.

“Saya mohon dukungan kita semua. Semoga ORARI Lokal Luwu Timur kedepan akan semakin kompak tetap bersinergi dengan Pemerintah daerah,” kata Andi Baharuddin yang juga Anggota DPRD Luwu Timur.

Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengatakan, meskipun ORARI merupakan organisasi yang didasari atas kesamaan, kegemaran atau hobi dengan memanfaatkan perangkat komunikasi radio yang bersifat mandiri dan independen, namun bagi Pemerintah Daerah, ORARI merupakan mitra strategis yang diharapkan berperan optimal menyiapkan bantuan komunikasi yang dibutuhkan tidak hanya menyangkut kegiatan sosial masyarakat, politik, Kamtibmas tapi juga menyangkut penanggulangan bencana.

“Selamat atas pengukuhan pengurus ORARI Lokal Luwu Timur, semoga program kerja yang disusun kedepan dapat memberikan kontribusi yang nyata, tidak hanya bermanfaat untuk internal ORARI, namun juga untuk masyarakat Luwu Timur secara luas,” kata Budiman.

Sementara Sekretaris ORDA Sulsel, H. Rusli Baso mengatakan, ORARI Lokal Luwu Timur harus bersinergi dengan Pemerintah daerah. Apalagi wilayah Luwu Timur ini juga termasuk daerah yang rawan bencana.

“Insya Allah kedepan, diwilayah Luwu Timur akan dibentuk komunikasi Rescue Pertama. Mari kita doakan semoga segera terlaksana” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...