Quantcast
HEADLINE TOPIK:
TP-PKK Lutim Gelar Lomba Bayi, Balita dan Lansia Sehat
Selasa,12 Oktober 2021 | 17:13 WITA |

LUWU TIMUR – Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Luwu Timur (Lutim) melalui Pokja IV menggelar Lomba Bayi, Balita dan Lanjut Usia (Lansia) tahun 2021 di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Senin (11/10/2021) kemarin. Kegiatan ini dibuka langsung Ketua TP-PKK, Hj. Sufriyati Budiman didampingi Ketua DWP Luwu Timur, Hj. Masrah Bahri Suli.

Ketua Pokja IV, Dayu Brand Benny mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu agenda tahunan yang diselenggaran oleh Pokja IV PKK Kabupaten Luwu Timur, tujuannya adalah untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan bayi, balita dan lansia.

“Hal ini untuk mewujudkan salah satu komitmen PKK dalam rangka memberdayakan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian bayi dan balita serta meningkatkan umur harapan hidup,” ujarnya.

“Kategori penilaian lomba bayi balita dan lansia sehat antara lain, tumbuh kembang anak, penilaian gigi dan kesehatan anak secara umum, psikologi anak meliputi kemampuan dan perkembangan anak sesuai umur, penilaian status gizi secara umum,” ujar Dayu Benny.

Sementara Ketua TP PKK Luwu Timur, Hj. Sufriyati Budiman dalam sambutannya mengatakan, lomba ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan itu sangat ditentukan oleh kesinambungan antar upaya program dan sektor, serta kesinambungan dengan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh periode sebelumnya.

“Dalam cakupan yang lebih luas, lomba bayi, balita dan lansia sehat merupakan wujud kepedulian dan tanggungjawab bersama dalam rangka menurunkan angka kematian anak dan memberdayakan lansia, sehingga dapat membantu menurunkan angka kematian bayi dan meningkatkan usia harapan hidup,” kata Hj. Sufriyati Budiman.

Sufriyati menambahkan, periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa bayi dan balita, karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang terjadi akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa bayi dan balita ini terdapat empat aspek yang dinilai untuk memantau perkembangan anak yaitu motorik kasar, motorik halus, personal sosial dan bahasa.

Menurut Sufiyati, lomba bayi, balita dan lansia sehat merupakan wujud kepedulian dan tanggungjawab dalam rangka menurunkan angka kematian anak dan memberdayakan lansia. Disisi lain, lomba ini juga menjadi moment tepat bagi petugas dan pengelola program untuk memberikan arahan dan pembinaan kepada masyarakat khususnya para ibu dalam mewujudkan prilaku hidup bersih dan sehat.

“Saya harapkan agar lansia dan para ibu untuk rutin membawa anak-anaknya ketempat pelayanan kesehatan seperti pustu, poskesdes dan posyandu,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...