Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Waspada Tren Kasus Covid-19, Bupati Luwu Timur Siap Jalankan Arahan Presiden RI
Luwu Timur

Waspada Tren Kasus Covid-19, Bupati Luwu Timur Siap Jalankan Arahan Presiden RI

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 26 Oktober 2021
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghadiri Rapat Koordinasi Pengarahan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, terkait Antisipasi Lonjakan Kasus Covid 19 saat libur Natal dan Tahun Baru. Rakor dihadiri secara virtual dari Rumah Jabatan Bupati, Puncak Indah, Malili Senin (25/10/2021).

Tak hanya H. Budiman, pengarahan Presiden juga diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia melalui video conference.

Dalam arahannya, Presiden RI, Joko Widodo secara spesifik menyampaikan kepada seluruh Kepala Daerah bahwa pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir. “Kita tahu bed occupancy rate (BOR), positivity rate, reproduksi efektif (Rt) sudah dibawah standar WHO, artinya ada posisi yang baik dan ada posisi yang rendah. “Tetapi perlu saya tekankan bahwa pandemi ini belum berakhir,” ucap Presiden.

Ia juga menyampaikan telah terjadi kenaikan kasus Covid-19 sebanyak 2 persen di seluruh Negara dalam 1 pekan terakhir.

Ia mengatakan, terdapat 3 faktor yang dapat menimbulkan kasus baru. Belajar dari Negara lain, tren kenaikan kasus ini masalahnya ada 3 hal diantaranya pertama, realisasi yang terlalu cepat, tidak melalui tahapan-tahapan. Kedua, masalah protokol kesehatan yang tidak disiplin lagi. Terakhir, hati-hati mengenai Sekolah yaitu Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Tiga hal ini agar semuanya hati-hati,” tekan Joko Widodo.

Berdasarkan laporan survey yang diterima dari BIN, protokol kesehatan di sekolah yang harus terus dipantau adalah di kantin dan ditempat parkir. Joko Widodo berharap kepada Para Gubernur dan jajaran Forkopimda, mengingatkan kepada Sekolah dan perlu manajemen pengawasan lapangan saat PTM.

“Saya ingin mengingatkan, ini hati-hati Provinsi yang terjadi kenaikan kasus meskipun kecil harus hati-hati, kenaikan sekecil apapun harus hati-hati,” tandasnya.

Presiden juga meminta Gubernur, Pangdam, Kapolda mengingatkan kepada Bupati/Wali Kota, Kapolres, Dandim, Danrem agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memperkuat tracing dan tasting dan tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa. Sebagai informasi, ada 105 Kabupaten/ Kota di 30 Provinsi yang kasus positifnya naik meskipun sedikit tetapi tetap ini harus diwaspadai.

“Saya ingin mengingatkan agar kita semua memaksimalkan penggunaan platform peduli lindungi utamanya di Mall, tempat wisata, dan pasar,” pungkasnya.

Hal penting yang lain disampaikan Presiden saat rapat virtual bersama kepala daerah se Indonesia. yakni terkait dengan serapan anggaran jelang akhir tahun.

Sementara Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengaku akan segera menindaklanjuti di tingkat daerah. Ia bersyukur sejauh ini kasus covid-19 di Luwu Timur sedang menurun drastis namun tetap harus dijaga dan diantisipasi bersama.

“Pemerintah Daerah tetap komitmen dan konsisten untuk mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo,” ujar H. Budiman.

Selain Kepala Daerah se Indonesia, Rapat ini dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kepala Staf Kepresidenan, Jaksa Agung, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara RI, Kepala Badan Intelijen Negara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (hms/ikp/kominfo)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Sugi PA Palopo Jadi Delegasi Indonesia di Festival Tari Topeng Internasional Korsel

Save the Children dan SCF Dampingi Pembentukan PATBM di Tomoni Timur

Maulid Nabi, Husler di suguhkan Kuliner “Nasi Rasul”

Tim Humas Pemprov Sulsel Kunker di Luwu Timur

Bupati Husler Minta Dibentuk Tim Pengawas Pasca Panen

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Sungai Terkikis di Burau, Alpian Minta Pemkab Prioritaskan Pembuatan Tanggul
Next Article Bupati Luwu Timur : Jangan Abai Prokes Meski Tren Kasus menurun

You Might Also Like

Ekonomi

Pemkab Lutim Dorong Pemerataan Energi Lewat Program Meteran Listrik

15 November 2025
Luwu Timur

4 TK se-Desa Puncak Indah Ramaikan Gebyar Paud 2019

14 September 2019
Luwu Timur

DPKP Lutim Gelar Rapat Evaluasi Musim Tanam dan Persiapan Tanam 2024

5 November 2024
DPRD Luwu Timur

Herdinang Minta Pemda Lutim Kaji P3K

7 Maret 2017
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?