HEADLINE TOPIK:
Pesona Kampoeng Wisata Taipa di Pesisir Danau Matano
Rabu,12 Januari 2022 | 22:13 WITA | Asdhar
Pintu Gerbang Kampoeng Wisata Taipa (Foto: dok)

Bagi anda yang penasaran dengan pesona Danau Matano, datang dan berkunjunglah ke Kampoeng Wisata Taipa. Kampung tua yang disulap menjadi lokasi wisata ini menjanjikan kepuasan tersendiri sembari menikmati keindahan alam yang masih terjaga.

Kampoeng Wisata Taipa terletak persis di pesisir Danau Matano, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, atau berjarak sekitar 55 kilometer dari Kota Malili, ibukota Kabupaten Luwu Timur.

Sesampai di Dermaga Sorowako, kita harus menyeberangi Danau Matano untuk bisa sampai ke lokasi Kampoeng Wisata Taipa. Alat transportasi yang disiapkan ada berupa speedboat atau jika anda berkunjung Bersama rombongan, lebih disarankan menggunakan perahu raft karena dapat menampung penumpang dalam jumlah banyak.

Owner Kampoeng Taipa, Jihadin Paruge mengatakan konsep wisata yang disiapkan berbeda dengan tempat wisata pada umumnya, sebab jumlah pengunjung yang diizinkan masuk ke lokasi ini terbatas.

“Konsepnya memang semacam wisata privat, hanya buat tamu pengunjung saja, jadi tidak seperti tempat-tempat lain dimana orang bebas masuk,” ungkapnya.

Fasilitas yang disiapkan di lokasi adalah berupa villa bagi pengunjung yang menginap. Selain itu, pengunjung sudah mendapat fasilitas berupa transportasi antar jemput dari Dermaga Sorowako ke Kampoeng Taipa, sarapan dan kopi, tenda bulan, dan musholla.

“Selain menawarkan panorama danau yang menawan, di tempat ini juga pengunjung dapat menikmati kesejukan hutan yang asri, banyaknya pepohonan menjadi tempat berbagai jenis burung dan kupu-kupu berkeliaran,” sambung ujar Jihadin.

Selain itu, suasana alam di sekitar lokasi masih terjaga dengan pepohonan yang rimbun. Pengunjung pun bisa menikmati sejuknya air Danau Matano, dan menikmati pesona matahari terbenam di Danau Matano.

Untuk diketahui, Danau Matano tercatat sebagai danau terdalam di Asia Tenggara dengan kedalaman 590 meter. Danau Matano menempati peringkat ke-9 dalam daftar danau terdalam di dunia.

Danau Matano merupakan salah satu dari lima danau yang terdapat dalam “Kompleks Danau Malili”, yaitu Matano, Mahalona, Towuti, Masapi, dan Wawantoa. Selain itu, Danau Matani merupakan sebuah danau tektonik purba yang terbentuk akibat aktifitas pergerakan lempeng kerak bumi pada akhir masa Pliosin sekitar 2-4 juta tahun yang lalu. Saat ini dalam RPJMN 2015-2019 Danau Matano menjadi salah satu danau yang menjadi target pemulihan 15 danau prioritas.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 274/Kpts/Um/4/1979 tanggal 24 April 1979 maka kawasan Danau Matano, menjadi kawasan konservasi Taman Wisata Alam dengan nama Taman Wisata Alam Danau Matano.  Dengan status taman wisata alam maka Danau Matano adalah kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.