Bupati Luwu Timur, Budiman mendorong kepada pengelola koperasi untuk menerapkan system teknologi digital. Hal itu terungkap saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera Wotu-Burau tahun buku 2021, Selasa (15/2)
Menurut Budiman, digitalisasi koperasi ini penting sesuai dengan program pemerintah yang ingin menjadikan keprasi menjadi modern dan berdaya saing.
“Kami dari pemerintah mendorong koperasi agar sudah terlapor secara digital, sehingga di tahun-tahun mendatang koperasi ini semakin berkembang dan lebih maju lagi,” kata Budiman.
DIa juga mengimbau kepada seluruh koperasi yang ada di Luwu Timur agar dapat menyelenggarakan RAT secara teratur dan tepat waktu.
“Penyelenggaraan RAT tepat waktu ini, berarti pengurus koperasi telah memenuhi salah satu kewajiban yang diamanatkan dalam pasal 30 UU nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KPRI Sejahtera Wotu-Burau, Supriadi mengatakan saat ini jumlah anggota KPRI Sejahtera sudah mencapai 319 orang dengan nilai aset telah mencapai lebih dari Rp 6 miliar.




