Quantcast

luwu raya

HEADLINE TOPIK:
Hass Avocado, Buah Premium yang Sedang Dibudidayakan di Rongkong
Minggu,27 Februari 2022 | 23:14 WITA | Asdhar
Tanaman alpukat hass yang berhasil berbuah dengan baik di Desa Rinding Allo, Rongkong (Foto: luwuutarakab.go.id)

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) asal Kabupaten Luwu Utara saat ini tengah mengembangkan budidaya Hass Avocado atau Alpukat Hass, jenis alpukat premium yang saat ini sedang digandrungi.

Dia adalah Suwarno, yang mencoba mengembangkan alpukat ini di Desa Rinding Allo Kecamatan Rongkong, dan berhasil. Rindding Allo adalah desa yang terletak di wilayah pegunungan. Desa ini juga dikenal sebagai tempat destinasi wisata yang indah.

Lewat postingannya di facebook, ia menyampaikan kabar baik itu. “Alhamdulillah, sudah berbakti dan menunjukkan jati diri. Salah satu jenis alpukat yang jarang dijumpai di pasar ataupun dibudidayakan,” tulis Suwarno disertai gambar buah alpukat yang sangat segar.

Pria yang akrab disapa Warno ini juga menyebutkan bahwa alpukat hass ini juga bisa dibudidayakan di daerah ketinggian. “Ini alpukat jenis premium yang bisa dibudidayakan di daerah yang mdpl-nya tinggi,” tulis dia.

“Kami hanya bisa berusaha dan merencanakan, tetapi yang menentukan hanya sang Khalik,” tulis dia. Dikutip dari berbagai sumber, alpukat hass didaulat sebagai rajanya alpukat karena citarasanya tinggi.

Dikutip dari halaman Wikipedia, Hass Avocado adalah kultivar alpukat dengan kulit berwarna hijau tua, bergelombang. Ini pertama kali ditanam dan dijual oleh kurir surat California Selatan bernama Rudolph Hass, yang juga memberikan nama buah ini sesuai dengan namanya. Alpukat Hass adalah buah berukuran besar dengan berat 200 hingga 300 gram.

Di Indonesia, buah jenis ini mulai dikembangkan sejak 2015 silam, dan menjadi pilihan utama para chef dunia.

Alpukat hass memiliki ciri khas yakni kulit lebih keriput dibanding jenis alpukat lain. Meski begitu, citarasa buah alpukat ini lebih pulen dan gurih.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...