Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Akan Pensiun, Hj. Sufriaty Ceritakan Perjalanan Karirnya
Luwu Timur

Akan Pensiun, Hj. Sufriaty Ceritakan Perjalanan Karirnya

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 10 Mei 2022
Share
4 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Hj. Sufriaty Budiman pada tanggal 01 Juni 2022 akan memasuki masa purnabakti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah 29 tahun menjadi Abdi Negara.

Untuk itu, BKPSDM Kabupaten Luwu Timur menggelar acara Halal Bi Halal pelepasan beliau yang juga sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Hj. Sufriaty yang ke-58 tahun.

Saat diberikan kesempatan menyampaikan sepatah katanya, Hj. Sufriaty yang juga Ketua TP PKK Lutim tersebut tidak bisa menahan air matanya. Ia mengaku sangat terharu karena baru kali ini hari ulang tahunnya di acarakan seperti ini. Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih banyak kepada ibu Kepala BKPSDM beserta jajaran yang telah menyiapkan semuanya. “Meski terlihat sederhana, namun bagi saya sangat liar biasa,” imbuhnya.

Istri orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur tersebut juga mengungkapkan, menjadi ASN selama 29 tahun tidaklah mudah, banyak suka duka yang telah dialami. Disamping itu juga, selama menjadi ASN, ia pernah menjabat sebagai Kasih Kelurahan Makassar terus menjadi Sekretaris Lurah Makassar, setelah itu ia pindah ikut suami ke Luwu Timur.

“Di Luwu Timur ini pertama kali saya diangkat menjadi Kabag PU di Dinas PU. Disitulah pada saat awal pelantikan, karena saya tidak pernah menyangka akan dilantik di dinas teknis, membuat saya sempat menangis,” ujar Sufriaty saat menceritakan sedikit perjalanan karirnya.

Setelah kurang lebih 3 tahun di Dinas PU, ia kemudian dimutasi dengan jabatan yang sama di Dinas Pendidikan. 13 bulan di Dinas Pendidikan, Sufriaty dilantik menjadi Sekretaris Dinas Kesehatan Lutim, 5 tahun kemudian dilantik lagi ke Dinas Pencatatan Sipil, ditempat tersebut ia juga mengabdi selama 5 tahun.

Setelah itu semua, ia mengungkapkan bahwa sempat tidak aktif, namun menurutnya hal tersebut tidak membuat semangatnya bekerja kendor. “Teman-teman dari DLH, saya mengucapkan terima kasih. Mereka luar biasa, karena pada saat itu saya bukan siapa-siapa tapi saya tetap diperlakukan saya seperti orang yang memiliki jabatan padahal saat itu saya hanya staf biasa. Namun pada saat saya tidak memiliki jabatan, saya tidak pernah mengeluh, saya selalu bersabar karena saya tahu bahwa rejeki itu akan datang meski tidak memiliki jabatan,” imbuhnya.

“Saya dalam kondisi tanpa jabatan tidak pernah merasa kehidupan saya berbeda dengan pada saat ada jabatan, karena saya jalani dengan ikhlas. Ikhlas dan syukur ini mudah kita ucapkan, namun susah untuk dijalani. Mudah-mudahan perjalanan hidup saya ini bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua. Jangan selalu beranggapan bahwa nanti ada jabatan baru ada rejeki. Karena rejeki itu sudah Allah aturkan untuk kita,” harap Sufriaty.

Lanjut Ketua PKK Lutim menceritakan, ketika dirinya diajak untuk menjadi fungsional, namun pada saat itu ia sudah tidak berfikir kesitu lagi. “Saya hanya berdoa, ya Allah semoga di usia saya saat ini dalam menjalani tugas sebagai ASN saya bisa jalani dalam keadaan sehat wal afiat. Dan Alhamdulillah, Allah mengijabah doa saya dan saya bisa menjalaninya dalam keadaan sehat wal afiat dan mengakhiri dengan baik,” tuturnya.

“Semoga pengalaman-pengalaman yang saya rasakan ini bisa menjadi inspirasi dan pembelajaran untuk kita semua. Dan saya memohon maaf, sekiranya selama saya berinteraksi dengan bapak ibu di Kabupaten Luwu Timur ini ada hal yang kurang berkenan. Semoga apa yang jelek-jelek bisa kita buang dan kita ambil apa yang bisa menjadi pembelajaran yang bisa kita pedomani,” tutup Hj. Sufriaty.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Baznas Palopo Gandeng Pemkot, 2.000 Paket Ramadhan Disalurkan ke Mustahiq

Tahun Ini, DPRD Lutim Akan Sahkan 12 Ranperda

Melayat, Husler Doakan Jenazah Anggota FKPPI Luwu Timur

Buka RAT KPRI “Sehati di Timur” Bupati Minta Koperasi Dikelola Dengan Baik

Husler Serahkan Bantuan Bagi Korban Tersambar Petir di Angkona

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bupati Budiman Lantik Pejabat Manajemen Perumdam Waemami Lutim
Next Article Ini Harapan Budiman Kepada 37 Pejabat Perumdam Waemami Yang Baru Dilantik

You Might Also Like

Pendidikan

Luwu Timur Diganjar Mega Buana Award 2025, Bukti Serius Dukung Pendidikan

16 Agustus 2025
Luwu Timur

Husler : Pemkab Lutim Tetap Konsisten Selesaikan 119 Program Prioritas

21 Mei 2019
Metro

Empat Penumpang KM Marina Baru Ditemukan Di Perairan Teluk Bone

22 Desember 2015
Luwu Timur

Lutim Siap Jadi Tuan Rumah Festival Anak Sholeh Indonesia Tingkat Sulsel

28 September 2018
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?