LUWU TIMUR – Membangun daerah tidak boleh hanya sebatas pembangunan fisik semata, tapi harus di imbangi pembangunan mental, spiritual, karakter dan moral, sehingga keduanya selaras, seiring, dan seimbang. Pembangunan mental spiritual, bukan saja diperlukan, tetapi sangat menentukan keberhasilan pembangunan di daerah ini secara keseluruhan.
“Itulah mengapa pemerintah daerah menetapkan visi “Luwu Timur Berkelanjutan dan Lebih Maju Berlandas Nilai Agama dan Budaya,” ujar Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat menghadiri Safari Dakwah Nusantara Tabligh Akbar, Ketua Umum PB NWDI, Tuan Guru Bajang DR. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA, yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiah (NWDI) Provinsi Sulsel Tahun 2022-2027, Ketua Umum PB NWDI, Tuan Guru Bajang DR. KH. Muhammad Zainul Majdi, MAyang berlangsung di Pondok Pesantren As-Syafi’iya Hamzanwadi, Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Kamis (09/06/2022).
Menurut Budiman, mengedepankan nilai agama dan budaya dalam perspektif pembangunan sangat penting artinya mengingat cikal bakal bangsa kita ini memang lahir dan terbentuk dalam bingkai kemajemukan.
“Khusus di Kabupaten Luwu Timur, bisa dikatakan sebagai Indonesia Mini karena beragam suku dan budaya hampir dapat kita jumpai didaerah ini. Hal ini tentu tidak terlepas dari program transmigrasi yang telah dilakukan sebelumnya,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, saya sangat berharap safari dakwah nusantara ini dapat menjadi momentum untuk menguatkan jalinan ukhuwah dan kebersamaan diantara kita semua. Bagaimanapun juga, untuk membangun bangsa yang bermartabat diperlukan moral dan mental yang baik dari setiap warga negara. Dengan kesadaran itu diharapkan kita semua untuk tidak pernah berpuas diri, melainkan terus melakukan langkah-langkah perubahan ke arah yang lebih baik,” harapnya.
Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga menghimbau agar kegiatan syiar Islam dan kegiatan keagamaan lainnya hendaknya harus selalu ditingkatkan guna menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis, toleran, beradab dan penuh kedamaian di Kabupaten Luwu Timur.
“Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal program pembangunan di Kabupaten Luwu Timur ini demi terwujudnya masyarakat yang religius, damai, aman, sejahtera, bermartabat dan terkemuka di Bumi Batara Guru,” tandan Bupati Budiman.
Turut hadir Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin, Pemimpin Pondok Pesantren As-Syafi’iya Hamzanwadi Muhammad Sabli, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Halsen, Camat, para Alim Ulama, Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh panitia Safari Dakwah Nusantara.




