LUWU TIMUR – Fraksi Hanura melalui Juru Bicaranya, Alpian Alwi saat menyampaikan pendapat akhirnya pada Sidang Paripurna, Kamis (14/07/2022), mengatakan, akan terus mendukung atas apa yang menjadi kebutuhan daerah dalam rangka kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur, dalam hal melahirkan sebuah regulasi atau pedoman Pemerintah Daerah untuk menjalankan roda Pemerintahan di Kab. Luwu Timur.
Namun, lanjut Alpian, ada beberapa catatan dan masukan untuk beberapa dinas yang disampaikannya, antara lain :
1. Pemerintah melalui Dinas Pertanian di harapkan agar memperhatikan kepentingan masyarakat petani yang jumlahnya sekitar 78% di Luwu Timur, terutama kebutuhan pupuk masyarakat petani kita ini agak susah mendapatkan pupuk subsidi. Oleh itu, Dinas Pertanian diharapkan memberi bantuan kepada masyarakat petani berupa aiat untuk membuat pupuk alternatif, sehingga kebutuhan pupuk di masyarakat dapat terpenuhi.
2. Untuk Koperindag diharapkan memberikan bantuan kepada usaha kecil dan menengah, seperti yang sudah dilakukan oleh Koperindag pada pengusaha gula aren yang ada di Kawata dan usaha-usaha Iain yang ada di Luwu Timur demi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
3. Untuk Inspektorat setelah melihat perhitungan anggaran, ternyata banyak dana tidak terpakai, Fraksi Hanura berharap program-program pemerintah bisa terselesai dengan baik jika Inspektorat juga memaksimalkan kinerjanya, sebab Inspektorat tidak mampu melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, maka tidak heran kita banyak para Kepala Desa dan Aparatur Negara yang tersandung kasus hukum, kita berharap Inspektorat menjadi garda terdepan sebagai auditor intemal kita.
4. Diharapkan kepada seluruh OPD kalau membuat program hams berkesinambungan, contoh pengaspalan beton poros Pekaloa-Mahalona untuk dilanjutkan dan yang ada di Desa Masiku aspal beton yang kurang lebih 300 meter sudah 7 tahun untuk ada penambahan volume sehingga akses jalan tersebut dapat digunakan dengan baik, khususnya masyarakat sekitamya dan masayarakat Luwu Timur pada umumnya. (*)




