LUWU TIMUR – Ketua Komisi I DPRD Luwu Timur, Ir. Hj. Harisah Suharjo menghadiri pembukaan kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Menumbuhkan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan serta Jati Diri Bangsa”, di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa (08/11/2022).
Selain menghadiri, Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi PAN tersebut juga didaulat menjadi narasumber bersama tiga narasumber lainnya yakni, Ketua TP. PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman, Kasat Intelkam Polres Lutim, AKP Abdi Nur, S.Sos, dan Perwira Penghubung TNI, Mayor CBA Bachtiar.
Pada kesempatan ini, Hj. Harisah Suharjo membawakan materi dengan tema “Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan”.
Ia mengatakan, penyelenggara Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ialah perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan, diantaranya ; Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
Harisah menjelaskan, SKPD penyelenggara Sosialisasi ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan antara Lain Kesbangpol seperti kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan hari ini, kemudian Dinas Pendidikan dapat menyelenggarakan Sosialisasi kepada Pelajar maupun Siswa sekolah-sekolah, sedangkan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga melalui organisasi kepemudaan yang menjadi mitra Dinas Terkait. “Dinas ini juga merupakan mitra dari Komisi I,” ungkapnya.

Terkait implementasi wawasan kebangsaan, Anggota DPRD Lutim tersebut membaginya menjadi 3, yakni Mengutamakan Hidup Saling Bertoleransi Antar Suku dan Umat Beragama, Saling Menghargai dan Menghormati Harkat dan Martabat Manusia, dan Penggunaan Media Sosial sebagai Instrumen dalam Pemberdayaan Wanita.
“Setiap kegiatan pendidikan/pelatihan, seminar kebudayaan dan sosialisasi sebaiknya mengundang dari organisasi Perempuan agar memberikan gambaran bahwa dalam merebut kemerdekaan tidak lepas dari perjuangan Perempuan sehingga memotivasi perempuan dimasa kini untuk bisa memberi kontribusi dalam hal pengambilan kebijakan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Luwu Timur,” harap Hj. Harisah Suharjo.
Sebelum menutup pemaparannya, Ketua Komisi I DPRD Lutim ini memberikan 2 rekomendasi, diantaranya membuat regulasi atau peraturan tentang pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan, serta melibatkan pihak swasta, akademisi dan perguruan tinggi organisasi kemasyarakatan atau organisasi wanita dalam menggemakan pancasila.
“ini Merupakan Salah satu usaha untuk mengembangkan dan menanamkan kembali nilai-nilai pancasila dan wawasan kebangsaan. Harapannya dengan dibuatkannya regulasi atau Perda dapat menjadi motivasi untuk turut menguatkan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagai salah satu contoh daerah yang pertama menetapkan Perda ini adalah Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkapnya.
“Pancasila juga harus dipedomani dan menjadi praktik dalam konsep hubungan industrial antara Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja di wilayah Kabupaten Luwu Timur, terutama Tenaga Kerja asing karena perbedaan budaya antara tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing atau antara penduduk lokal dengan tenaga kerja asing yang berdampak pada timbulnya gejolak sosial di tempat kerja dan di lingkungan sekitarnya hingga pada akhirnya akan mengganggu Keberlangsungan iklim usaha dan investasi,” tandas Hj. Harisah Suharjo.
Sebelumnya, kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika dan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol, Guntur Hafid beserta jajarannya, Organisasi Kemasyarakatan, Perwakilan Aisyiyah, Pemuda Pancasila, para pelajar yang merupakan Purna Paskibra, pengurus PKK, dan pengurus DWP Lutim. (*)




