LUWU TIMUR – Kurang lebih 2 tahun menjabat sebagai Bupati Luwu Timur, diawal APBD karena adanya pandemi hanya Rp. 1,3 T. 2022 naik dari Rp. 1,6 T menjadi Rp. 1,7 T, kemudian tahun depan naik lagi kurang lebih 1,7 T.
“Ini patut kita syukuri, karena dengan pendapatan yang cukup tinggi tersebut bisa membangun Luwu Timur. Insha Allah kita akan lihat yang mana kebutuhan prioritas, akan kita penuhi secara perlahan-lahan,” kata Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat menghadiri Perayaan Natal Bersama ASN, TNI, Polri di Lapangan Sepakbola Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana, Sabtu (03/12/2022).
Bupati Budiman juga mengucapkan selamat kepada tim Pesparawi Lutim yang tadi tampil dan selalu hadir seperti saat acara di Lapangan Andi Nyiwi Park kemarin. Ia menilai, Tim Pesparawi Lutim ini bukan hanya juara Indonesia, tapi juara dunia karena mengalahkan tim dari seluruh Indonesia.
“Meski uangnya kemarin tidak cukup untuk ke Jogjakarta, dimana Pemda hanya bisa membantu 650 juta, tapi karena keyakinan dari dr. Anna Toding (Ketua LPPD Lutim) yang yakin dana tersebut cukup asal semua masyarakat Luwu Timur doakan, dan rupanya lebih dari cukup karena pulang membawa kebanggaan bagi masyarakat Luwu Timur,” ujarnya.
“Untuk itu, kita berikan applaus untuk saudara-saudara kita yang tadi perform sangat luar biasa didepan kita. Mereka itu tidak hanya mewakili Lutim, tapi mewakili Sulawesi Selatan, dan tentu itu sebuah kebahagiaan. Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih banyak, semoga kita bisa mempertahankannya dan memberikan kebaikan-kebaikan bagi Luwu Timur yang kita cintai,” harap Bupati disambut tepuk tangan seluruh Jemaat Natal Bersama.
Lanjut Bupati Luwu Timur, daerah ini memiliki visi “Luwu Timur Berkelanjutan, Lebih Maju Berlandas Nilai Agama dan Budaya”. Kalau nilai agama dan budaya hidup di keluarga kita dan masyarakat, Insha Allah kebahagiaan dan kekuatan itu semakin baik.
“Kami punya beberapa program yang tentu pro rakyat, yang tidak ada ditempat lain, dan tentu saya mengharapkan support dan doa-doa kita semua,” kata Budiman.
Terkait dana BKK, sambungnya, Bupati tidak punya intervensi bahwa nanti siapa yang kerja, bagaimana modelnya. Tapi kita telah buatkan Peraturan Bupati dan menu-menunya sudah disiapkan.
“Saya berharap Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ini dapat bermanfaat ditengah-tengah masyarakat. Dulu ada kepala desa minta agar ada 1 lampu jalan. Tapi sekarang tidak perlu lagi, karena dengan Dana BKK, Kepala Desa bisa membeli maksimal 10 lampu jalan tiap tahun. Ini artinya, visi Luwu Timur terang akan tercapai melalui kemandirian desa,” tegas Budiman.
Terakhir, Bupati Luwu Timur juga mengingatkan bahwa terkait pemberian beasiswa, yang mendapat beasiswa tersebut tidak ada pakai dekkeng (kenalan), tidak perlu WA Bupati atau Kepala Dinas, namun jika sesuai syarat dan aturan terpenuhi, pasti dapat, tapi jika ada salah satu tidak dapat berarti syarat tidak terpenuhi.
Tampak hadir pada Perayaan Natal Bersama ini, Anggota DPRD Lutim diantaranya Leonard Bongga, Efraem, dan Andi Surono, perwakilan TNI/POLRI, perwakilan Kajari dan Ketua Pengadilan, beberapa Kepala OPD, beberapa Camat, para Kepala Desa, Sekretaris Umum GKST, Pdt. Jetroson, Kakan Kemenag Lutim, Ketua FKUB Lutim, Ketua Forum Kerjasama Gereja-Gereja Se Kabupaten Luwu Timur, Pendeta Yorim R. Karoma, para pimpinan Gereja, para Pendeta, para Pastor, manajemen PT. Vale, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta umat Kristiani se-Kabupaten Luwu Timur yang hadir. (*)




