LUWU TIMUR – Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin S.Ag. menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Timur yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Jumat (10/03/2023) malam.
Hadir pada kesempatan ini, Bupati Luwu Timur, H. Budiman dan unsur Forkopimda Lutim, Sekda Lutim, H. Bahri Suli beserta istri, Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty, Wakil Ketua II DPRD, H. Usman Sadik, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Kakan Kemenag, dan seluruh jajaran Kajari Luwu Timur.
Hadir pula secara virtual, Muhammad Zubair, S.H., yang merupakan Kajari Lutim yang lama kini telah bergeser dan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari di Muara Bulian, Jambi. Adapun penggantinya ialah Dr. Yadyn Palembangan, SH,. MH. yang sebelumnya menjabat sebagai koordinator pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
ajari Lutim lama, Muhammad Zubair menyampaikan apresiasi kepada bapak Bupati Luwu Timur bersama unsur Forkopimda yang sudah memberikan kesempatan untuk pamit.
“Satu hal yang sangat saya syukuri dan berkali-kali saya sampaikan kepada teman-teman di Kejaksaan, kepada bapak Bupati dan Forkopimda yang lain bahwa, saya sangat bersyukur bahwa pengganti saya adalah bapak Dr. Yadin yang saya tau bagaimana kerjanya, dan tentunya Luwu Timur akan semakin baik kedepannya,” ungkap Zubair.
“Sekali lagi terima kasih dan mohon maaf saya sampaikan ke bapak Bupati beserta ibu, dan seluruh unsur Forkopimda Luwu Timur, kepada bapak Sekda, Kakan Kemenag, para Kepala OPD Lutim, kepada Direktur RSUD I Lagaligo, karena selama saya di Lutim, bisa saja saya melakukan kesalahan baik itu disengaja maupun yang tidak disengaja,” tutup Muhammad Zubair.
Kajari Lutim yang baru, Dr. Yadyn didampingi istri mengatakan bahwa, kehadirannya di Luwu Timur merupakan suatu hal yang membanggakan. Kedepan, kami Kejaksaan beserta staf akan mengawal program strategis daerah, karena memang dari daerahlah kita berkontribusi untuk negara.
“Ketika saya mengetahui bahwa ditugaskan disini (Luwu Timur), Alhamdulillah yang terucap pada saat itu ialah kata Syukur. Kalau kita mengetahui Lutim adalah ujung aspalnya Sulawesi Selatan, tapi bagi saya Luwu Timur itu semangat barunya Sulawesi Selatan,” ucapnya.
“Mohon saya dibantu, diberikan saran dan masukan bilamana dalam melaksanakan tugas sehari-hari ada kekeliruan, karena memang apa yang benar itu datangnya dari Allah, dan mungkin apa yang salah datangnya dari saya. Jadi saya mohon bimbingan bapak Bupati dan Forkopimda lain,” imbuh Dr. Yadyn. (*)




