Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kenalkan Agus Dwi Raharjo, Lelaki dengan Keterbatasan Indera Pendengaran yang Memiliki Banyak Prestasi
Luwu Timur

Kenalkan Agus Dwi Raharjo, Lelaki dengan Keterbatasan Indera Pendengaran yang Memiliki Banyak Prestasi

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 28 Mei 2023
Share
4 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Mungkin banyak masyarakat Luwu Timur yang tidak mengenal Agus Dwi Raharjo atau biasa dipanggil Agus. Ia adalah sosok pemuda kreatif kelahiran Sorowako, 17 Agustus 1980 yang merupakan anak ke-2 dari pasangan Bapak Chamdani dan Ibu Hasna.

Pria yang terlahir dengan keterbatasan fungsi indera pendengaran atau tuna rungu sejak berumur 8 bulan ternyata memiliki begitu banyak prestasi bahkan multi talenta yang tidak dimiliki oleh orang normal kebanyakan.

Sosok Agus yang juga ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja membuatnya menjadi seorang pemuda yang cukup dikenal meskipun hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa isyarat ataupun membaca gerak bibir.

Melalui sang ayah, Bapak Chamdani membantu menceritakan pengalaman jatuh bangun anaknya selama menempuh pendidikan umum. Agus terpaksa bersekolah di sekolah umum karena belum tersedianya sekolah khusus penyandang disabilitas saat itu disekitar Luwu Timur, sehingga Agus harus berpindah-pindah sekolah karena merasa tidak nyaman dan akhirnya selesai pada program Diploma Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta.

Di Jakarta pula Agus pun mulai memutuskan untuk memulai usaha sendiri dengan membuat usaha air isi ulang, pencucian motor dan air brush. Agus menjalankan semua usahanya sendirian dan kadang dibantu dengan keluarganya yang sedang berkunjung di Jakarta. Terkadang pula Agus dipanggil menjadi fotografer perkawinan sebagai salah satu hobynya di bidang fotografi.

Namun setelah 10 tahun di Jakarta, Agus memutuskan untuk kembali ke Sorowako, Kabupaten Luwu Timur untuk menemani kedua orangtuanya yang hanya tinggal berdua dengan adik bungsunya pada tahun 2020.

Pada saat itulah Agus memulai usahanya dengan nama “Agoest Art” yang khusus bergerak di bidang Meubel di Sorowako. Hanya diawali dengan perlengkapan seadanya dan belajar dunia perkayuan secara otodidak melalui internet dan ajaran dari sang ayah serta menggunakan kayu bekas atau barang yang sudah tidak berguna kemudian disulapnya menjadi sebuah karya seni bernilai jual tinggi.

Berkat kemampuan Agus dibidang meubel dan berpromosi melalui media sosial, customer Agus mulai berdatangan dan memesan hasil karya Agus karena produknya unik dan bersifat satuan (custom).

Adapun pesanan produk custom yang biasanya dibuat Agus seperti Papan Branding, Coffee Table Set, Lemari, Hiasan interior/eksterior kayu ala Modern Art dan masih banyak lagi. Pelanggannya pun bukan hanya dari sekitar Sorowako saja, tetapi sudah sampai ke daerah Malili, Tomoni bahkan ke Masamba Kabupaten Luwu Utara. Selain usaha meubel, Agoest Art juga melayani pesanan pengecatan Air Brush custom dan Jasa editing Fotografi.

Harganya pun cukup sesuai dengan hasil karyanya, bahkan tidak jarang Agus memberikan diskon khusus kepada para pelanggan setianya. Namun dibalik usaha yang dijalankan Agus secara mandiri tersebut, terkadang ada saja perlakuan customer yang membuat langkah usaha Agus harus berhenti sesaat, karena kewajiban customer setelah pesanan selesai tidak dibayarkan sehingga menganggu masalah finansial usahanya.

Selain itu, manajemen usaha Agoes Art yang masih dipegang sendiri oleh Agus membuatnya kesulitan membagi waktu antara pengerjaan pesanan dan pengaturan keuangan. Kedepannya, Agoes Art akan lebih memperhatikan manajemen finansial dengan melibatkan beberapa rekan yang akan membantu menjalankan roda usaha Meubel tersebut.

Ayah Agus, Bapak Chamdani memberikan harapan kepada para pemangku kepentingan agar usaha anaknya yang tuna rungu ini bisa mendapatkan perhatian yang lebih baik seperti dengan jenis usaha lainnya terutama dalam bidang usaha meubel.

“Kami juga membuka peluang sebesar-besarnya kepada semua pihak untuk menjalin kerjasama dalam memajukan UMKM lokal di Kabupaten Luwu Timur,” tutur Chamdani, saat dikonfirmasi dikediamannya, Sabtu (27/05/2023).

Bagi anda yang ingin memesan produk Agoest Art ataupun ingin mengenal lebih jauh tentang sosok Agus, bisa mengunjungi workshopnya yang beralamat di Villa Danau Matano (VDM) Blok C/1 Sumasang, Sorowako, Kecamatan Nuha, Kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan, No Hp/ WA: 081295922607. Sosial media Agus: Facebook: Agust Dwi Raharjo & Instagram: Agust7130. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Hari Ini Bertambah 18, Total Pasien Sembuh Di Luwu Timur 56 Orang

Hari Ini Pasien Sembuh Bertambah 13 Orang dan 26 Kasus Baru

Bupati Budiman Ajak Jamaah At-Taqwa Solo Untuk Selalu Mensyukuri Nikmat Allah

Konflik di Bone-Bone Berlanjut, Dua Rumah Kembali Dibakar Massa

Jayadi Nas Ikuti RUPS- LB Bank Sulselbar

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Selamat ! Yusuf Firmansyah Juara 1 pada Acara Apresiasi Duta GenRe tingkat Sulsel
Next Article Lepas 153 JCH Lutim, Budiman : Insha Allah Raih Predikat Haji Mabrur

You Might Also Like

Politik

Pelepasan Burung Merpati dan Balon, Tandai Deklarasi Kampanye Damai di Palopo

18 Februari 2018
Politik

Pelantikan Kepala Daerah Tahap I Ditunda, Menanti Putusan MK?

31 Januari 2025
DPRD Luwu Timur

Pansus DPRD Lutim Sosialisasikan Ranperda Pengelolaan dan Pelestarian Cagar Budaya

31 Januari 2019
Luwu Timur

Pemkab Lutim Mulai Berlakukan Lima Hari Kerja

5 Oktober 2015
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?