LUWU TIMUR – Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. H. April mewakili Bupati Luwu Timur Workshop Penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB), di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lutim, Selasa (22/08/2023).
Workshop yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutim ini, hadir sebagai nara sumber Kepala Studi Pusat Kebencanaan Unhas Makassar, Dr. Eng. Ilham Alimuddin, ST. MGIS, dan Tenaga Ahli Kebencanaan BPBD Sulsel, Jasman Ghadi, M.Si.
Sementara peserta pada kegiatan ini sebanyak 100 orang dari perwakilan masing-masing OPD, Stakeholder terkait, perwakilan dari beberapa instansi vertikal dan perwakilan dari organisasi kemanusiaan seperti PMI.
Mengawali sambutannya, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan mengungkapkan bahwa, kajian resiko bencana merupakan salah satu langkah untuk mencapai penyelenggaraan penanggulangan bencana yang terarah, terencana dan terstruktur.
Menurutnya, KRB disuatu daerah sangat panting untuk dilaksanakan, karena menjadi sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat suatu potensi bencana yang melanda.
“Untuk itu, diharapkan adanya kontribusi pemikiran dari saudara-saudara sekalian dan dukungan data yang diperlukan dari OPD dan pihak terkait lainnya, karena data ini akan menjadi dasar penting dalam menunjang penyusunan KRB yang akurat dan komprehensif,” tambahnya.
Kepada nara sumber, dr. April berharap terjalin kolaborasi dan kerjasama serta dapat membangun kerja sama tim yang baik untuk melahirkan dokumen KRB Lutim periode 2024-2028.
“Semoga wilayah kita khususnya Kabupaten Luwu Timur dijauhkan dari bencana dan Provinsi Sulawesi Selatan pada umumnya,” harap April. (*)




