LUWU TIMUR – Prioritas pembangunan Kabupaten Luwu Timur diarahkan pada penguatan sektor pertanian dalam arti luas dengan komoditi unggulan berupa padi, cokelat, sawit, merica ataupun produk hortikultura.
Demikian diungkapkan Bupati Luwu Timur, H. Budiman saat melaporkan kondisi Kabupaten Luwu Timur dihadapan Pj. Gubernur Sulsel, Dr. Bahtiar Baharuddin pada acara Silaturahmi dengan Pemda, Forkopimda, KPU, Bawaslu dan Tokoh masyarakat Lutim di Gedung Simpurusiang Malili, Kamis (04/01/2024).
“Pada tahun 2023, realisasi produksi tanaman Padi 307.241,12 ton dengan luas area tanam 45.501,73 Ha dan luas area panen 45.906,47 Ha,” tambahnya.
Lanjut Budiman mengatakan, untuk komoditi unggulan perkebunan, seperti tanaman kakao memiliki luas area tanam 11.920,83 Ha dengan hasil produksi 357,16 ton, Komoditi Sawit dengan luas area tanam 9.806,35 Ha, hasil produksi 8.818,94 ton untuk sawit rakyat dan hasil 10.328.833,00 ton dengan luas area tanam 4.042,00 untuk sawit inti.
“Untuk tanaman jagung dengan luas area tanam 2.099,00 Ha, luas panen 2.012,25 Ha memilki hasil produksi 10.502,11 ton. Dan tanaman Lada memiliki luas area 5.350,36 Ha dengan hasil produksi 641,33 ton,” ungkap Bupati.
Terakhir, Bupati Budiman mengungkapkan, terdapat juga beberapa jenis tanaman buah-buahan utama seperti mangga, durian, rambutan, pisang, dan lain-lain yang dikembangkan dengan jumlah tanaman menghasilkan 595,761 pohon dengan produksi 253,396,00 kuintal.
“Untuk mendukung program pertanian di Kabupaten Luwu Timur, pemerintah menyediakan sarana dan prasarana seperti Jaringan Irigasi Desa, jalan tani, jalan produksi serta ketersediaan alsintan,” imbuhnya.
“Sementara jumlah populasi ternak di Kabupaten Luwu Timur, sapi potong 18.002 ekor, kambing 12.339 ekor, ayam buras 244.896 ekor, ayam ras pedaging 9.881 ekor dan ayam ras petelur 124.098 ekor,” tandas Bupati Luwu Timur. (*)




