Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bupati Budiman Buka Pagelaran Budaya dan Kongres Lembaga Adat Suku Pasitabe
Luwu Timur

Bupati Budiman Buka Pagelaran Budaya dan Kongres Lembaga Adat Suku Pasitabe

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 23 Juli 2024
Share
3 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Budiman memukul Gong sebagai tanda dibukanya secara resmi Pagelaran Budaya dan Kongres Lembaga Adat Suku Padoe, Karunsie dan Tambee (Pasitabe), dengan tema “Masyarakat Adat, Penggerak Kemajuan”, yang berlangsung di Lapangan Karelai Wasuponda, Selasa (23/07/2024).

Pembakaran Perdana Laika Posunua Lehodo (Peong) sebanyak 1.500 batang oleh Bupati Budiman mengawali rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama 3 (hari) (23-25 Juli 2024) yang dipusatkan di Lapangan Karelai, Kecamatan Wasuponda.

Berbagai agenda akan menghibur masyarakat selama 3 hari kedepan seperti, Silaturahmi Warga Komunitas, Pertunjukan Seni dan Budaya, Perikatan Kerukunan Suku, Parade Masyarakat Adat, Kuliner Tradisional, Permainan Tradisional, dan Lomba-Lomba serta doorprize.

Dalam arahannya, Bupati Budiman menyampaikan, acara pagelaran budaya tidak hanya sekedar ajang hiburan semata, tetapi merupakan momentum penyadaran akan pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya, sekaligus sebagai wujud komitmen kita semua untuk merawat dan menjadikan nilai-nilai budaya sebagai pedoman kehidupan kita bersama.

“Budaya merupakan ciri khas kita, nilai-nilai luhur yang menjadi kunci kekuatan dan keberagaman masyarakat kita. Saya berharap kedepan kegiatan ini tetap dilanjutkan dan menjadi event tahunan dan tentu kegiatannya akan lebih baik lagi,” harapnya.

“Jadi hari ini kita bisa melihat dan bisa memperbaiki lagi, agar kedepan bisa lebih besar lagi sehingga ini menjadi event Kabupaten Luwu Timur yang bisa kita jual keluar bahwa setiap tahun dan setiap tanggal sekian akan ada kongres dan pagelaran budaya Pasitabe yang luhur ini,” jelas Bupati Budiman.

Sementara Ketua Panitia, Sihanto B. Bela dalam laporannya mengungkapkan, Pagelaran Budaya dan Kongres Lembaga Adat ini menjadi ajang silaturahmi segenap komunitas Padoe, Karunsie, Tambee, setelah terakhir dilakukan Musyawarah Pasitabe pada tahun 2011.

Setelah 13 tahun berlalu, lanjutnya, pagelaran budaya kali ini mempertemukan Lembaga Adat bersama Masyarakat Padoe, Karunsie, dan Tambee dari sedikitnya 16 kampung dan desa di Luwu Timur.

“16 kampung tersebut yakni dari Mangkutana, Pabeta dan Kore-Korea di Malili, Landangi, Koropansu, Kawata, Lioka, Wawondula, Matompi, Palumba Asuli, Dongi Magani, Balambano, Tabarano, Ledu-Ledu, Pae-Pae dan Wasuponda. Juga hadir kerabat kita dari beberapa desa di Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Masih kata Sihanto, kegiatan kali ini merupakan sebuah silaturahmi komunitas dalam lingkup yang lebih luas, di mana saudara-saudara kita dari komunitas Bugis, kerukunan keluarga Makassar, Ikatan keluarga Toraja, Kerukunan Rongkong, komunitas Seko, komunitas Flobamora, dan lain-lain, yang berdiam di Wasuponda juga hadir di tempat ini.

“Tidak ketinggalan, para pelajar Tingkat SD, SMP, dan SMA di Wasuponda hadir pula meramaikan event ini. Trimakasih untuk adik-adik siswa sekalian. Total partisipan yang hadir saat ini kurang lebih 2.000 orang,” tandas Ketua Panitia ini.

Turut hadir para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Camat Wasuponda, Alamsyah, Mohola Padoe, Mohola Karonsie, Mohola Tambee beserta pengurus lembaga adat, perwakilan unsur Forkopimda Lutim, Management PT. Vale Indonesia, Endra Kusuma, para Kepala Desa, Tokoh masyarakat, adat, agama, pemuda dan perempuan, jajaran Panitia Pelaksana, serta para peserta pagelaran budaya. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Oknum Polisi Ditangkap Saat Pesta Sabu-Sabu di Lutim

Tim Pesparawi Nasional XIII Luwu Timur Sukses Raih 1 Emas dan 1 Perak

Tarian Adat Pamona Warnai Peresmian Kantor Desa Beringin Jaya

Diskominfo Lutim Gandeng Levner Consulting Pendampingan Implementasi ISO 270001-2022

Alur Proses Gugatan Sengketa Pilkada di MK

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Buka Pencanangan PIN Polio Tingkat Kabupaten, Hj. Sufriaty Lakukan Pemberian Imuniasi
Next Article Pencanangan PIN Polio 2024 di Tomoni Timur: Upaya Penting Melindungi Anak dari Polio

You Might Also Like

Luwu Timur

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulselbar Kunker Ke Luwu Timur

15 Maret 2019
Luwu Timur

Kunjungi Perpustakaan Ibu dan Anak Prov Sulsel, Sufriaty : Semoga Jadi Referensi untuk Lutim

31 Januari 2023
Metro

Aliansi Masyarakat Lutim Bersikap Demo PLN

23 Juli 2015
Luwu Timur

Dinas P2KB Lutim Paparkan Program Peningkatan Indeks Pembangunan Kesejahteraan Keluarga

13 Oktober 2022
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?