Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pajung Anti AIDS Diharapkan Mampu Mencegah Penyebaran HIV AIDS
Luwu Timur

Pajung Anti AIDS Diharapkan Mampu Mencegah Penyebaran HIV AIDS

Redaksi Luwuraya
Redaksi Luwuraya Published 3 Desember 2024
Share
1 Min Read
SHARE

LUWU TIMUR – Bertepatan dengan peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2024, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Luwu Timur secara resmi meluncurkan Perangkat Jejaring Anggota Tim AIDS (Pajung Anti AIDS) di tingkat kecamatan dan desa.

Program ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai pihak terkait di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Sekretaris Daerah Lutim, H. Bahri Suli usai mengukuhkan Pajung Anti Aids menyampaikan bahwa, pembentukan ini adalah salah satu wujud nyata dari program Warga Peduli AIDS (WPA) yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya HIV-AIDS.

Program ini, kata Sekda, diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran HIV-AIDS di Luwu Timur.

“Pajung Anti AIDS merupakan inisiatif untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap HIV-AIDS, sehingga mampu menjadi salah satu upaya pencegahan sekaligus membantu mewujudkan target ‘Ending HIV-AIDS’ pada tahun 2030,” jelas Sekda.

Program ini tidak hanya hadir di tingkat kecamatan tetapi juga telah dikembangkan ke tingkat desa, dengan melibatkan perangkat desa untuk memperluas jangkauan dan efektivitas program.

Pelibatan masyarakat ini diyakini mampu menciptakan sinergi dalam mengedukasi warga dan mengurangi stigma terhadap penderita HIV-AIDS. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Budiman Sambut Kunker Pangdam XIV/Hasanuddin Di Lutim

Tak Pakai Masker, Polres Luwu Timur Beri Sanksi 40 Orang Bersihkan Terminal Malili

Selepas Sholat Subuh Berjamaah, Husler Dengarkan Keluhan Warga TPI Malili

Luwu Timur Terima Penghargaan Pinisi Sultan Award 2021

60 Peserta Ikuti Bimtek dan Uji Sertifikasi Ahli Muda Keselamatan Konstruksi

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bahri Suli : HIV AIDS Merupakan Isu Global yang Butuh Perhatian
Next Article Sekda Lutim : Pentingnya Edukasi tentang HIV-AIDS

You Might Also Like

Luwu Timur

Bupati dan Kepala OPD Tandatangani Komitmen Bersama Keterbukaan Informasi Publik Lingkup Pemkab Lutim

21 Desember 2022
Luwu Timur

Bahri Suli : Pembangunan Sektor Kesehatan Salah Satu Prioritas Pemkab Lutim

29 Juli 2022
Luwu Timur

Husler Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid di Tomoni

21 Januari 2015
Ekonomi

DPRD Lutim Apresiasi Bantuan Benih Jagung Hibrida dari Tamsil Linrung

5 Desember 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?