Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Palopo Ambil Peran dalam Gerakan Antikorupsi Daerah, Pj Wali Kota Hadiri Undangan KPK
Hukum

Palopo Ambil Peran dalam Gerakan Antikorupsi Daerah, Pj Wali Kota Hadiri Undangan KPK

Redaksi
Redaksi Published 15 Mei 2025
Share
2 Min Read
Penjabat Wali Kota Palopo, Firmanza DP, hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Wilayah Sulawesi Selatan yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Sumber: Dinas Kominfo Kota Palopo)
SHARE

Pemerintah Kota Palopo menunjukkan keseriusannya dalam mendukung gerakan nasional pemberantasan korupsi.

Penjabat Wali Kota Palopo, Firmanza DP, hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Wilayah Sulawesi Selatan yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/5/2025) di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta.

Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan seluruh kepala daerah, ketua DPRD, sekda, dan inspektur daerah se-Sulsel.

Palopo hadir penuh, dipimpin langsung oleh Firmanza bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, dan Inspektur Daerah.

“Palopo tidak berdiri sendiri. Kami bagian dari sistem yang harus transparan dan akuntabel. Karena itu kami hadir dan terlibat aktif,” tegas Firmanza.

Dalam rapat, Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menyampaikan bahwa mayoritas kasus korupsi yang menjerat kepala daerah masih didominasi oleh persoalan pengadaan barang dan jasa serta suap perizinan.

KPK mendorong peran aktif daerah dalam pencegahan melalui pendekatan digital dan penguatan pengawasan.

Salah satu fokus utama adalah peluncuran indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025.

Indikator ini menjadi alat evaluasi kinerja pemerintah daerah dalam pencegahan korupsi di delapan area strategis.

“MCP 2025 akan kami jadikan pedoman untuk memperkuat integritas birokrasi di Palopo,” tambah Firmanza.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas peran KPK yang secara aktif mengawal daerah dalam membangun sistem pencegahan yang lebih terukur.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Lutim Gelar Rapat Koordinasi Pengarusutamaan Gender Tahun 2023

Bupati Jawab Pemandangan Umum Fraksi DPRD Lutim Atas Ranperda APBD-P 2022

Dibuka Bupati Budiman, Gerakan Aksi Bergizi Tingkat Kabupaten Lutim Diikuti Ratusan Siswa

Di Balik PSU, PAN Tetap Teguhkan Dukungan pada Putri Dakka

Diduga Akan Memperkosa, Pemuda Ini Dihakimi Warga

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Aliansi Honorer R2/R3 Desak Pemkot Makassar Tetapkan Status PPPK Sebelum Oktober 2025
Next Article Jumail Mappile Kukuhkan Pengurus DPD P3K RI Luwu Utara

You Might Also Like

Hukum

Tak Mau Kecolongan Lagi, Polisi Siap Menembak

24 April 2013
Metro

Longsor Kembali Terjadi di Lutim, Tiga Rumah Rusak Parah

6 Juni 2017
Ekonomi

PT Vale Perkuat Bank Sampah Kramat Jati untuk Jaga Sungai Cipinang

15 Februari 2026
Metro

PATBM Desa Manunggal Diresmikan, Lutim Capai 50 Desa Peduli Anak

31 Juli 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?