Puluhan legislator Partai Gerindra dari Sulawesi hingga Nusa Tenggara Timur berkumpul di Bandung dalam kegiatan pembekalan anggota DPRD yang digelar Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi dan penguatan kapasitas bagi kader Gerindra di tingkat legislatif.
Pembekalan yang berlangsung selama empat hari, 3–6 Desember 2025, difokuskan pada penguatan tugas dan fungsi DPRD, khususnya dalam aspek pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Para peserta juga menerima materi dari kementerian, pengurus DPP Gerindra, serta praktisi hukum dan pemerintahan.
Dalam sambungan telepon, Anggota DPRD Luwu Timur Sarkawi Hamid menilai kegiatan ini sebagai langkah penting untuk menyatukan visi dan arah perjuangan politik kader Gerindra di berbagai daerah.
“Pembekalan ini menjadi momentum penyamaan visi agar kinerja legislatif kita di daerah selaras dengan agenda nasional, terutama yang berkaitan dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya.
Sarkawi menegaskan bahwa Fraksi Gerindra di DPRD Luwu Timur siap membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah demi mempercepat capaian pembangunan daerah.
Ia menilai sinergi lintas level menjadi elemen penting dalam memastikan program-program prioritas berjalan efektif.
Selain isu konsolidasi, Sarkawi turut menyinggung situasi nasional, terutama bencana yang terjadi di Aceh dan sebagian wilayah Sumatra. Ia menyebut kader Gerindra bergerak cepat mengumpulkan donasi bagi para korban.
“Solidaritas adalah bagian dari tugas kami. Pemerintah pusat sudah memberi perhatian penuh, dan kami di daerah ikut membantu semampu kami,” jelasnya.
Sarkawi juga menyampaikan bahwa di Luwu Timur, sejumlah program prioritas Gerindra telah mulai berjalan. Di antaranya adalah program koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan, implementasi makan bergizi gratis di beberapa titik, serta pembangunan Sekolah Rakyat yang kini memasuki tahap persiapan lahan.
Ia berharap pembekalan ini dapat memperkuat kiprah legislator Gerindra di daerah dan menghadirkan program-program yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.



