Resmikan Gereja Pusat Katolik, Bupati: pembuktian dari semangat toleransi dan kerukunan

Thalita
3 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Budiman bersama Uskup Agung Koajutor KAMS, Mgr. Fransiskus Nipa meresmikan Gereja Katolik Pusat Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku yang berada di Desa Manunggal, Kecamatan Tomoni Timur, Selasa (02/07/2024).

Peresmian tersebut merupakan rangkaian dari Kegiatan Perayaan Syukur Dedikasi dan Peresmian Gereja Katolik Pusat Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku.

Kedatangan Rombongan Bupati Luwu Timur, H. Budiman bersama undangan lainnya disambut meriah oleh para jemaat dan pengalungan selendang khas Toraja oleh panitia.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan iring-iringan Lettoan berupa seserahan dari setiap stasi dan penampilan seni budaya dari para jemaat Katolik Luwu Timur.

Mengawali sambutannya, Bupati Luwu Timur mengucapkan selamat atas Peresmian Gereja Pusat Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku.

Beliau berharap gereja ini dapat menjadi tempat yang nyaman dan kondusif bagi umat Katolik untuk beribadah dan menjalankan kegiatan keagamaan lainnya.

“Gereja Katolik Pusat Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku yang diresmikan hari ini bukan sekadar sebuah bangunan, melainkan simbol kebersamaan dan persatuan umat beragama di Luwu Timur. Dimana tujuan pembangunan rumah ibadah bukanlah semata tentang pembangunan fisik, namun juga tentang memperkokoh nilai-nilai moral, spiritual dan kebersamaan diantara kita,” imbuhnya.

Untuk itu, selaku Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan terus berkomitmen untuk menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

“Mari menghormati dan menghargai perbedaan itu sebagai kekuatan untuk membangun Kabupaten Luwu Timur yang damai dan sejahtera,” ajak Budiman.

Selanjutnya, Bupati berharap dengan Peresmian Gereja Katolik Pusat Paroki Maria Ratu Rosari dapat menjadi bukti dari semangat toleransi dan kerukunan yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

“Kepada seluruh Umat Katolik yang hadir pada saat ini agar dapat senantiasa berkontribusi dalam kegiatan Pembangunan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang ada di daerah ini. Mari menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, Saling menghormati perbedaan, bekerja sama untuk mewujudkan Luwu Timur yang berkelanjutan berlandaskan Nilai Agama dan Budaya,” pungkas Bupati Budiman.

Gereja Katolik Pusat Paroki Maria Ratu Rosari Rantetiku mulai dibangun secara bertahap pada Tahun 2011 yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Alm. H. Thoriq Husler yang pada saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati Luwu Timur.

Adapun lingkup pembangunan tersebut terdiri dari Gedung Gereja, Pastoran dan Taman Kanak-kanak serta menjadi pusat pengembangan dari 11 stasi (gereja) dan 4 rukun yang tersebar di 6 kecamatan di Luwu Timur dengan jumlah jemaat sekitar 2.000 umat hingga saat ini.

Turut hadir Anggota DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Wakapolres Luwu Timur, Kompol Syamsul, Plh. Kakankemenag Luwu Timur, H. Yusri, Pastor Paroki Rantetiku, RD. Yeri Doki, para kepala OPD, Camat Tomoni Timur, Yulius, perwakilan FKUB, TNI, tokoh agama, tokoh adat, para pengurus gereja dan umat Katolik se-Luwu Timur serta para undangan. (ul/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser