Ribuan Warga Padati Belopa dalam Pawai Obor 1 Muharram

Asdhar
3 Min Read
Suasana pelaksanaan Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dipusatkan di Kecamatan Belopa (Sumber: mediacenter.luwukab.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Ribuan warga memadati ruas jalan di Kecamatan Belopa saat mengikuti Pawai Obor 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda terbesar dalam menyambut Tahun Baru Islam di Kabupaten Luwu.

Peserta pawai berasal dari berbagai desa dan kelurahan di Kecamatan Belopa. Mereka membawa obor sambil berjalan bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat syiar Islam.

Pawai Obor 1 Muharram tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Majelis Taklim (PERMATA) Kecamatan Belopa. Selain menjadi tradisi tahunan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

Cahaya obor tampak menerangi sejumlah ruas jalan di Belopa. Sementara itu, masyarakat yang berada di sepanjang jalur pawai terlihat antusias menyaksikan kegiatan tersebut.

Pawai Obor 1 Muharram Jadi Ajang Kebersamaan

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, membacakan sambutan Bupati Luwu dalam kegiatan tersebut.

Suasana pelaksanaan Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dipusatkan di Kecamatan Belopa (Sumber: mediacenter.luwukab.go.id)

Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus PERMATA, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah.

Namun, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Luwu menilai semangat hijrah mengajarkan perubahan ke arah yang lebih baik. Karena itu, nilai tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat.

Ia juga menyebut pawai obor memiliki makna simbolis sebagai cahaya yang menerangi kehidupan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Ribuan Warga Sambut Tahun Baru Islam

Sementara itu, Camat Belopa, Latif Muhammad Abduh, mengatakan peringatan 1 Muharram menjadi momentum untuk memperkuat semangat perubahan.

Menurutnya, semangat hijrah juga perlu diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kecamatan Belopa berkomitmen terus menghadirkan inovasi dan peningkatan pelayanan publik.

Latif juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Pawai Obor 1 Muharram di Belopa.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari syiar Islam, tetapi juga memperkuat persatuan umat dan menanamkan nilai keagamaan kepada generasi muda.

Turut hadir dalam kegiatan itu Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu Rafika Liakat Muhammad Rudi, unsur Forkopimcam Belopa, kepala desa, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus PERMATA.

Pawai Obor 1 Muharram berlangsung tertib hingga selesai. Ribuan warga yang mengikuti kegiatan tersebut menjadikan suasana malam pergantian tahun Hijriah di Belopa semakin semarak dan penuh kekhidmatan.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser