Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Rusdi Layong Apresiasi Gerakan Warga Tolak PT PDS, Ingatkan Risiko Bencana Tambang
Ekonomi

Rusdi Layong Apresiasi Gerakan Warga Tolak PT PDS, Ingatkan Risiko Bencana Tambang

Asdhar
Asdhar
9 Desember 2025
Share
3 Min Read
Anggota DPRD Luwu Timur, Rusdi Layong (Foto: C@)
SHARE

Rapat dengar aspirasi (RDP) di ruang aspirasi DPRD Luwu Timur, Selasa (9/12/2025), kembali memunculkan kritik tajam terkait aktivitas pertambangan PT Panca Digital Solution (PDS). Salah satu suara paling vokal datang dari Anggota DPRD Luwu Timur, Rusdi Layong.

Legislator Fraksi GPR itu secara tegas menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap gerakan Aliansi Masyarakat Desa Harapan yang menolak operasional perusahaan tersebut.

“Secara pribadi, saya sangat mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh teman-teman aliansi dari Desa Harapan,” ujar Rusdi Layong, yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Gelora Luwu Timur.

Baca Juga

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal
Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil

Menurutnya, keberanian masyarakat menyampaikan penolakan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekaligus menjadi instrumen kontrol publik terhadap aktivitas pertambangan yang dinilai tidak memberi manfaat nyata bagi warga sekitar.

“Inisiatif ini adalah dorongan penting bagi pemerintah agar hadir sebagai pengawas. Dampak negatif pertambangan tanpa asas lingkungan bisa sangat besar, apalagi bila perusahaan tidak memberdayakan masyarakat lokal,” tegasnya.

Rusdi juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat kelalaian pengelolaan tambang.

Ia menyinggung peristiwa di Sumatra sebagai pengingat bahwa risiko tambang bukan sekadar teori, tetapi nyata dan bisa menimbulkan kerugian besar bila tidak ada pengawasan ketat.

“Jangan sampai kita baru tergerak ketika bencana sudah terjadi. Kita harus antisipatif. Pengawasan yang ketat adalah kunci agar Luwu Timur tidak mengalami kejadian serupa,” jelasnya.

Aspirasi masyarakat disampaikan oleh Ashar, perwakilan Aliansi Masyarakat Desa Harapan. Ia menilai PT PDS selama ini tidak memberikan kontribusi berarti bagi warga di sekitar area operasional.

“Penolakan ini kami sampaikan karena PT PDS tidak ada kontribusinya terhadap masyarakat,” tegas Ashar.

Sementara itu, Zakkir, warga lainnya, menyoroti persoalan reklamasi tambang. Ia menyebut sejak beroperasi pada 2006 hingga sekarang, PT PDS belum pernah menunjukkan kegiatan reboisasi atau reklamasi lahan bekas tambang.

“Kami mempertanyakan jaminan reklamasi PT PDS. Sejak 2006 sampai sekarang tidak pernah terlihat reboisasi atau reklamasi,” ujarnya.

Zakkir juga mengungkapkan bahwa PT PDS saat ini tengah mengurus perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berlaku hingga 2027.

Ia meminta DPRD memberikan perhatian serius dan mengevaluasi secara menyeluruh sebelum memberikan persetujuan.

“Karena itu kami meminta DPRD untuk meninjau kembali bila PT PDS mengajukan perpanjangan IUP,” tutupnya.

RDP ini menandai semakin kuatnya desakan masyarakat terhadap evaluasi ketat terhadap perusahaan tambang yang dinilai tidak memberikan manfaat dan tidak menjalankan kewajiban lingkungan.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article DPRD Lutim Tegaskan Standar Tambang Harus Tinggi, Warga Kritik PT PDS
Next Article DPRD Luwu Timur Soroti Pemerataan Sarpras Madrasah
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
Pendidikan

Keren! SMPN 1 Mangkutana Jadi Sekolah Terbaik 2 Rapor Pendidikan di Luwu Timur

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?