Bencana banjir yang melanda Kota Palopo, Minggu (12/4/15) kemarin tampaknya menjadi perhatian serius para netizen. Terbukti, netizen membuat tagar (Tanda pagar) khusus yakni #PalopoBanjirToda sebagai bentuk sindiran kepada Pemerintah Kota Palopo yang mengklaim Palopo sudah bebas dari Banjir.
Pantauan luwuraya.com, tagar #PalopoBanjirToda menempati urutan ke dua teratas trending topik di Twitter.com untuk wilayah Indonesia, sejak pukul 12.00 wita. Tagar ini menyindir program pemerintah Palopo Mappacing Toda’ sebagai langkah yang diklaim mampu membuat Palopo bebas dari banjir.
Sejumlah ciutan dari netizen tampak menyindir langsung ke Pemerintah Kota Palopo yang dinilai tidak mampu membuktikan janjinya membebaskan Palopo dari banjir.
“Gausah buat menara payung, buat aja drainase yg standar,” ujar akun @MildredAguirr14 .
Tidak hanya pemerintah yang disinggung, sejumlah netizen juga menyorot jurnalis dalam menyajikan pemberitaan di media. “Wartawan di Palopo ayo bangkit, jangan jadi penjilat!,” kata akun @E3TkN1.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

